“Filimtahaani yuhaanul mar’u aw yukromu”. Dengan ujian seseorang dihinakan atau dimuliakan, begitu bunyi pepatah Arab yang akrab ditelinga santri pondok pesantren.
Ujian adalah saat-saat dimana seseorang diuji efektifitas pengembangan dirinya. Dalam hal santri yang mengikuti ujian, ia diuji apakah mereka bisa mengikuti proses pembelajaran dengan benar. Santri juga diuji keseriusannya didalam menuntut ilmu. Tidak ada keberhasilan tanpa usaha kerja keras. ‘Wa maa lazzatu illa ba’da at-ta’bi.’ Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.
Alhamdulillah, ujian semester ganjil tahun ajaran 2012 sudah dimulai. Sebanyak 238 santri terdata mengikuti ujian kali ini.
Ujian kali ini juga merupakan ujian yang special karena untuk pertama kalinya, santri kelas akhir (6 TMI) terlibat sebagai panitia ujian, bukan sebagai peserta seperti lazimnya tahun-tahun sebelumnya. Hal ini ditujukan agar santri senior memahami proses organisasi sebuah test atau ujian sebagai bagian tidak terpisahkan dari proses evaluasi belajar mengajar. Hal tersebut menjadi penting karena santri diharapkan lulus dengan membawa bekal yang cukup untuk berjuang langsung di masyarakat.
Rencananya, santri kelas akhir akan diuji secara terpisah saat santri kelas 1-5 liburan mid awal tahun 2013 ini.
Posted from WordPress for BlackBerry.
