Ada kesibukan berbeda di antara santri kelas 3 SMP dan SMK hari ini. Sementara kawan-santri lain masuk kelas seperti biasa, mereka sibuk membolak balik kertas lembar soal jawaban model Ujian Nasional. Ya, mereka sedang mengerjakan soal dalam Try Out UN di Pesantren Annur Cidokom.
Ujian Nasioal (UN), meskipun mengundang pro-dan kontra dimasyarakat, adalah program yang harus diikuti oleh setiap santri karena konsekwensi mengikuti program pemerintah (SMP dan SMK). Sisi baik program ini adalah kenyataan bahwa UN bisa digunakan untuk sekedar ‘alat ukur’ bagi proses pengajaran (bukan pendidikan) di dalam lingkup SMP dan SMK.
Tanpa bersikap berlebihan, santri Annur pun dipersiapkan dan dikenalkan untuk menghadapi UN tersebut. Beberapa materi yang akan diuijkan pun di bahas khusus dan intens didalam asuhan wali kelas masing-masing pada saat belajar malam (muwajjah).
Perlu diingatkan, bahwa berbeda dengan kebanyakan sekolah di luar yang menggunakan patokan UN sebagai akhir dari proses pendidikan, maka tidak demikian dengan di Pesantren Annur ini. Santri kelas 3 dan 6 tetap diharuskan mengikuti kegiatan sebagaimana santri lainnya setelah Ujian Nasioal dilaksanakan hingga saat liburan akhir tahun tiba. Hal ini sesuai dengan salah satu filosofi pendidikan yang ada di pondok ini: “ujian untuk belajar, dan bukan belajar untuk ujian”. Dan tentu saja, mereka tidak diperkenankan untuk merayakannya secara berlebihan, kecuali dengan bersama sujud syukur.
Posted from WordPress for BlackBerry.
