Training Of Trainer 2014 “Tahun Baru, Pelatih Baru”

Dari tahun ke tahun, pesantren Darunnajah Cipining tidak henti-hentinya melahirkan kader-kader pelatih silat dari kalangan santrinya sendiri. Seperti halnya pada awal tahun 2014 ini, Darunnajah Cipining telah berhasil menciptakan 50 orang kader-kader pelatih yang di gembleng dalam TOT (Training Of Trainer).

Acara yang berlangsung selama 4 hari penuh ini, yang terhitung dari tanggal 06-09 januari 2014 ini, diikuti oleh 50 orang santri kelas 5 TMI (XI MA) dan juga kelas XI SMK yang diresmikan langsung oleh Kepala Biro Pengasuhan Santri, Ustadz Jeje Juraemi, Sag dan disaksikan langsung oleh ustadz Mustofa Kamal, selaku Kepala Madarsah Aliyah dan Ustadz Anwar Maulana sebagai Pembimbing Seni Beladiri Darunnajah selama ini.

Hari pertama TOT ini dimulai dengan tes ketahanan fisik para peserta pelatihan mulai dari push up, sit up, hingga lari keliling lapangan futsal selama 30 menit. Namun meskipun begitu, semangat dan kesungguhan para peserta pelatihan tidak surut meski keletihan fisik terasakan.

Hari ke-2, pelatihan diisi dengan pelatihan penguasaan jurus-jurus dan gerakan dasar pencak silat dan juga pelatihan penguasaan jurus-jurus TGR (Tunggal-Garda dan Regu) yang juga ditambah dengan materi-materi seputar dunia persilatan, mulai dari cara bertarung hingga menjadi pelatih pencak silat.

Di hari ke-3, peserta TOT diajari bagaimana untuk menjadi seorang wasit juri yang memimpin jalannya sebuah pertandingan pencak silat yang dilanjutkan dengan pengujian penguasaan jurus-jurus TGR dengan menggunakan system perkelompok, dimana setiap kelompok terdiri dari 5 peserta.

Pada hari ke-4, acara yang dikoordinir oleh para pelatih dari kelas 6 TMI yang juga lulusan TOT tahun lalu ini dengan long march dari Pesantren Darunnajah menuju kecamatan Parung Panjang yang memiliki jarak kurang lebih 21 KM.
Start yang dimulai sekitar pukul 08:30 WIB ini diawali dengan larinya seorang panitia dengan membawa bendera IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) yang kemudian akan disusul oleh para peserta long march . dan orang yang berhasil memimpin long march berhak untuk menggantikan membawa bendera IPSI hingga ke Parung Panjang.

Sekitar pukul 10:30, peserta yang bernama Muhammad Nasuha berhasil menjadi orang pertama yang sampai di Parung Panjang yang disusul oleh Rayhan Rachadika sebagai runner-up long march kali ini.

Sekembalinya dari Parung Panjang, sekitar pukul 16:00 WIB dilangsungkan upacara penutupan kegiatan TOT 2014, sekaligus juga peresmian kenaikan tingkat pencak silat dari sabuk hijau ke sabuk biru, yang artinya dari dari peserta didik menjadi kader-kader pendidik. Pada penutupan ini juga dibacakan 3 orang peserta terbaik pada TOT kali ini, yaitu : Rangga Eliansyah, Ade Irmawan, Achmad Nur Aziz.

Dan diakhir acara pembimbing SBDC, Ustadz Anwar Maulana juga berpesan, “mudah-mudahan dengan TOT 2014 ini akan tercipta pelatih-pelatih yang mendidikan kebijaksanaan sebagaimana makna dari training of trainer yaitu pelatihan pendidikan kebijaksanaan untuk menjadi para pelatih dan pendidik kebijaksanaan. (WARDAN/Elana TodoMore&Hasan Basri).