Prestasi sebagai juara runner-up baru saja diraih oleh tim futsal Darunnajah Cipining (Darunnajah 2, Bogor) dalam Liga Sepak Bola dan Futsal Santri se Jawa-Bali (LSFS) pada 25-27 Februari 2011. Dari perolehan ini, tim berhak mendapatkan trofi dan uang pembinaan dari Menteri pemuda dan olah raga. LSFS sendiri buah dari kerjasama antara Pondok Pesantren Darunnajah dengan Panitia Kerja Tetap Nasional (PANJATAPNAS) Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (POSPENAS) yang melibatkan 32 pesantren.

Menurut official tim, Ustadz Hari Wijaya bahwa tim asuhannya telah bekerja keras dan mempersembahkan yang terbaik dalam pertandingan tersebut. Bahkan pesiapan yang dilakukan kurang lebih 1 bulan, telah dimanfaatkan untuk menimba pengalaman bertanding dengan berbagai sekolah/madrasah di sekitar pesantren.

Dalam setiap  pertandingan pada liga tersebut, masih menurut Ustadz Hari, sebenarnya tim sangat percaya diri dapat menaklukkan lawan mainnya. Begitu pula saat berada di final ketika melawan tim Darunnajah 1 Ulujami.  Namun karena menghadapi tuan rumah, mental tim Darunnajah 2 sedikit terganggu.

“Bagaimana tidak, supporter sangat menentukan. Bayangkan saja jika dibuat perbandingan kayaknya 5 banding 5000. Analisinya, di awal pertandingan, tim kitalah yang pertama mencetak gol. Dengan didukung oleh supporter yang sangat luar biasa, tim Darunnajah 1 pun bangkit” ujar Ustadz Hari.

Menanggapi permainan anak-anak asuhannya, Ustadz Hari mengatakan bahwa menempati posisi 2 sudah baik, karena tim ini bentukan baru. Dilihat dari kualitas, teknik sudah bagus. Mental bertanding juga telah mereka miliki. Kerja sama tim telah terbangun dengan baik. Begitu pun dengan fisik. Untuk itu, Ustadz Hari menginginkan agar tim ini selalu dapat menjaga kondisi ini dengan latihan secara kontinyu, jangan hanya saat hendak bertanding. Sambil terus ingin membina tim baru ini, Ustadz Hari juga ingin tetap mencari bakat-bakat baru guna mempersiapkan pemain-pemain baru.

“Semoga ke depannya, tim kita dapat lebih baik lagi. Amin” ujarnya kepada Wardan (Wardan/Billah)