Menu

Tidak Harus Mewah Untuk Bahagia

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Bogor – 30 Oktober 2017. Sebuah kebaikan dan kesederhanaan telah di ajarkan oleh Nabi kita yaitu Nabi Muhammad SAW. Sebagai umat nya kita patut meneladani segala sesuatu nya, terlebih dalam kehidupan sehari-hari di pondok pesantren.

Foto di atas adalah foto ketika anak santri cilik bersiap untuk memakan hidangan yang sudah di siapkan oleh Ust Husni dan Ustad lainnya. Nampak sekilas hanya dengan lauk seadanya, kangkung, ikan asin dan sambal, yang mungkin bagi mereka ketika dirumah merupakan makanan yang jarang mereka nikmati, bahkan belum sama sekali.

Teringat dengan kisah Nabi Muhammad, suatu ketika Nabi berkunjung kerumah anak perempuan pamannya yaitu Ummu Hani’ binti Abi Thalib. Beliau bertanya tentang lauk lauk. Kemudian keluarga Ummu Hani’ menjawab ” tidak ada lauk selain cuka” . Tidak ada apa-apa selain cuka, tidak ada ayam, kambing ataupun daging sapi untuk di potong untuk di persembahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Kemudian Nabi Bersabda :

نِعْمَ الإدَامُ الخَلُّ , نِعْمَ الإدَامُ الخَلُّ

“Sebaik-baik lauk pauk adalah cuka, sebaik-baik lauk pauk adalah cuka.”

Dengan kesederhanaan dan kebersamaan tersebut di harapkan anak-anak bisa senantiasa bersyukur terhadap apa yang mereka makan serta apa yang mereka miliki, karena dengan bersyukur Allah akan menambah nikmat kepada kita. Serta anak-anak akan faham bahwa tidak harus dengan sesuatu yang mewah untuk bisa bahagia. (Wardan/Mika)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait