Jakarta/DN.Com Dua Guru pondok pesantren Darunnajah yang dikirim ke Inggris melakukan teleconference dengan keluarga, guru dan santri pondok pesantren Darunnajah pada Jum'at 17 Mei 2008 pukul 16.00 wib.
Perbedaan sekitar 7 jam antara indonesia dan inggris tidak membuat teleconference antara HFCS (Holy Family Catholic School) dan Darunnajah adem ayem. Para santri dan guru telah siap menunggu acara teleconference di baitul wakif pondok pesantren Darunnajah setengah jam sebelum acara.
Ust Sholeh dari bagian sekretaris pondok pesantren Darunnajah mengatakan "ini merupakan kali ketiga kita mengadakan teleconference dengan HFCS sebagai tanda jalinan kerja sama kita dengan mereka".
Diantara peserta teleconference ada seorang anak ustadzah siti kholilah yasin guru yang dikirim oleh Darunnajah ke inggris. ketika di layar muncul gambar mamanya dengan histeris kemudian menangis dan memanggil "mama….mama…" dan senggukannya tidak berhenti hingga teleconference berakhir. "mungkin kangen ibunya" ujar ibu yang mengasuhnya. Teleconference berakhir pada pukul 16.35 wib.