Jakarta/DN.Com Sabtu pagi (26/1/2008) beberapa orang santri tidak ikut melakukan upacara pagi sebagaimana biasa, mereka memakai seragam koko bercorak hitam dan putih. Mereka sedang bersiap – siap dengan segala perlengkapan, dan ketika di tanya, mereka menjawab " mau baksos ke pandeglang" jawab mereka hampir serentak.
Menurut informasi yang kami dapat ada sekitar 23 orang santri putra dan putri yang mengikuti baksos kali ini di bimbing oleh sekitar 5 orang ustadz dan ustadzah. Mereka berangkat membawa 1044 paket sembako untuk di bagikan di daerah yang beberapa waktu yang lalu terkena banjir di desa ciawi kec. patia kab. pandeglang dan desa tanjungan cikeusik yang tempatnya berdekatan dengan pesantren Darunnajah ke 8 an-nahl. Rencananya, acara baksos ini akan di laksanakan selama 2 hari hari sabtu dan ahad.
"jumlah total paket kami 46 juta rupiah" ujar Ustadz Mardani zuhri Kepala Biro Kemasyarakatan Darunnajah melalui pesan singkat (sms).
"semoga saja menjadi agenda tahunan yang selalu kita lakukan sebagai sunah pondok, karena ini juga termasuk pendidikan untuk menumbuhkan rasa cinta kepada sesama dan merangsang kepekaan sosial" tambahnya di akhir pesan singkat yang di kirimkan kepada kami.