Teacher Exchange: Perjalanan Menuju London (1)

Hari Jum’at Tanggal 10 Mei 2013 tepatnya pukul 20.30 WIB tim yang berjumlah 9 orang berangkat dari Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, mereka dilepas oleh para guru di Baitul Waqif. Mereka yang berangkat ke London Inggris adalah 3 guru; Ustadzah Rizma Ilfi (Koordinator Program), Ustadz Much Hasan Darojat (Darunnajah International Relations), Ustadz Syaeful Hadi (guru Pondok Pesantren Darunnajah Cipining) dan 6 santriwati: Asna Yusrina, Cahyani Anjaruddin Gadubun, Zulha Annisa Ichwan, Yulia Maulidina Fitriana, Annisa Chusnul Muasaroh, dan Nurul Fasivica Lubis.

Pesantren2Mereka berangkat dengan penerbangan maskapai Emirates EK 359 pukul 00.40 Jakarta-Dubai. Transit selama dua jam di Dubai pukul 04.25 sekaligus menunaikan shalat subuh, dan melanjutkan penerbangan kembali dengan EK 017 Dubai-Mancester. Tiba di Mancester pukul 11.10 waktu setempat, dan dijemput oleh dua guru Holy Family Catholic School; John Parker dan Claire (keduanya pernah datang dalam program ini ke Pondok Pesantren Darunnajah).

Perjalanan dari bandara Mancester ke Keighley menempuh sekitar dua jam, sesampai di sekolah pukul 13.30 kami diterima oleh pihak sekolah yang bertanggung jawab dengan program ini, Eilleen, beserta para Host Family yang akan ditempati oleh para santri Darunnajah. Pertemuan ini sebagai perkenalan lanjutan sekaligus serah terima para santri dari pihak Pondok Pesantren Darunnajah kepada para Host Family. Mereka sangat senang dengan kehadiran para santri Darunnajah, karena hal ini pertama kali terjadi setelah program ini berjalan selama 7 tahun. Adapun para guru ditempatkan di Host Family yang biasa menerima guru dalam program ini (teacher Farzana). Semuanya di tempatkan di rumah keluarga seorang muslim.

Di sore hari pukul 17.00 waktu setempat, koodinator program, Ustadzah Rizma Ilfi ditemani oleh teacher Farzana berkeliling ke para Host Family untuk silaturrahmi dan melihat langsung kegiatan yang dilakukan para santriwati Darunnajah di tempat tersebut. Alhamdulillah semuanya menyambut dengan baik. Bahkan, para tetangga juga ikut berkumpul untuk bersilaturahmi dan menyampaikan kenapa hanya enam orang?. Mereka menyatakan siap ditempati sebagai Host Family di tahun-tahun yang akan datang. Sementara dua guru; Ustadz Much Hasan Darojat dan Ustadz Syaeful Hadi mendapatkan undangan dari orang tua Host Family, Bapak Saleem, untuk melihat sekolah Jamiah Madina el-Islami di Bradford, sekolah swasta yang masih baru, mengajarkan materi-materi agama Islam.

Kedua guru tersebut juga bersilaturrahmi dengan Imam masjid dan para jamaah sambil berdialog tentang umat Islam di Indonesia. Para jamaah ini adalah komunitas Muslim Pakistan yang memiliki semangat berdakwah cukup tinggi. Bahkan dalam forum tersebut ada 7 orang yang menyatakan akan datang ke Indonesia untuk melihat langsung umat Islam di sana. Mereka sangat antusias dengan sesama saudara Muslim. [WARDAN/Adara]