Tasyakuran Santri Niha’i Putra Darunnajah Cipining

photo_2016-05-06_03-55-40

Perjalanan panjang yang dijalani oleh santri nihai Darunnajah Cipining sudah sampai diujung garis finis tinggal menghitung jam mereka akan di wisuda dan menjadi alumni Darunnajah Cipining. 3 tahun, 4 tahun ada juga yang 6 tahun waktu yang mereka butuhkan untuk sampai di garis kebahagiaan tersebut, tentunya banyak ‘ranjau’ yang harus mereka lalui terbukti dari jumlah mereka masuk untuk mulai melangkah hingga tersisa orang-orang pilihan, merekalah orang yang dipilih oleh Allah swt untuk menjadi generasi yang luar biasa yang militan dan dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk mensyukuri kebahagian tersebut santri nihai putra Darunnajah Cipining meluapkan dalam acara Tasyakuran.

Tasyakuran ini dilaksanakan di Aula Kampus 3, Kamis (5/5/16) diikuti oleh seluruh santri putra dan dihadiri pula jajaran dewan guru Darunnajah Cipining. Dalam kesempatan yang bahagia ini ust Mustafa Zahir, Lc M.Ag selaku pembina santri putra menyampaikan ‘rasa sedihnya karena akan ditinggal oleh orang-orang yang dicintainya (santri nihai akan meninggalkan Pesantren), beliau mendo’akan santri nihai saat ini dapat menjadi orang yang sukses di masyarakat’.

Kegiatan tasyakuran ini bertepatan dengan hari puasa sunnah (Senin-Kamis) menjadikan lebih sepesil di isi dengan khataman Al Qur’an dan Ifthor Shoimin (memberikan makanan untuk orang yang berpuasa), seperti yang disampaikan oleh ust Muhlisin Ibnu Muhtarom Kepala Biro Pengasuhan dalam sambutannya, “kegiatan ini sangat positif dan harus selalu di ‘dawamkan’ sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah swt yakni dengan melakukan acara yang bermanfaat dan bernilai ibadah”.

Acara ini tidak lupa dihadiri oleh Pimpinan Pesantren K.H Jamhari Abdul Jalal Lc, dalam kesempatan ini beliau banyak memberikan nasehat kepada santri nihai putra, diantara nasehat yang beliau sampaikan adalah ‘satiap santri diharapkan mengingat bagaimana jeri payahnya selama menuntut ilmu di Pesantern sehingga ketika kembali ke masyarakat harus siap tampil untuk mengamalkan apa yang sudah dimilikinya, alumni Darunnajah Cipining harus berani tampil di tempat umum dalam menegakkan kebenaran dan menyerukan amar makruf nahi munkar’.

(Abs)