Tapak Suci Darunnajah Raih 3 Medali Emas di Kejuaraan Silat Jakarta National Championship 4 Tapak Suci Darunnajah Raih 3 Medali Emas di Kejuaraan Silat Jakarta National Championship 4

Tapak Suci Darunnajah Raih 3 Medali Emas di Kejuaraan Silat Jakarta National Championship 4

Kontingen santri Pondok Pesantren Darunnajah kembali meraih prestasi gemilang dalam ajang Jakarta National Championship 4 yang berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 30–31 Mei 2026. Pencapaian ini sekaligus menegaskan konsistensi Darunnajah dalam membina santri berprestasi di cabang olahraga bela diri tingkat nasional.

Jakarta National Championship 4 merupakan kejuaraan pencak silat tingkat nasional yang mempertandingkan beragam kategori, mulai dari usia dini hingga dewasa. Ajang ini diikuti banyak pesilat dari berbagai daerah, perguruan, dan lembaga pendidikan, sehingga persaingan di setiap kategori berlangsung ketat. Pencak silat sendiri merupakan seni bela diri khas Nusantara yang kini berkembang menjadi olahraga prestasi yang dipertandingkan hingga tingkat internasional.

Pada kejuaraan kali ini, delegasi Darunnajah mengirimkan empat santri untuk bertanding. Keempatnya tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan bela diri terbaik mereka di atas arena, baik dari sisi penguasaan teknik, kecepatan, maupun strategi bertanding.

Hasil luar biasa pun berhasil diraih. Keempat santri sukses memboyong medali, yakni tiga medali emas melalui Hizia Kindly Gossie, Fatkhan Al Hawarizmi, dan Danis Adi Syahzani. Ketiganya tampil konsisten dari babak awal hingga partai puncak sehingga mampu mengungguli lawan di kategori masing-masing.

Tidak ketinggalan, santri bernama Rafif Adhirajasa juga sukses mendapatkan satu medali perak. Dengan demikian, seluruh perwakilan pondok berhasil naik ke podium juara dan membawa pulang penghargaan yang membanggakan bagi institusi pendidikan Darunnajah.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari proses latihan yang panjang dan disiplin. Para santri menjalani pembinaan secara rutin di bawah arahan pelatih, memadukan latihan fisik, teknik, serta mental bertanding. Di lingkungan pesantren, kegiatan bela diri seperti pencak silat tidak hanya ditujukan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai kedisiplinan, sportivitas, kepercayaan diri, dan ketangguhan karakter.

Semoga kegiatan ini dapat memacu semangat para santri lain untuk terus mengembangkan minat dan bakatnya, baik di bidang olahraga maupun bidang lainnya. Prestasi di tingkat nasional diharapkan menjadi pijakan menuju ajang yang lebih tinggi pada masa mendatang.

Keberhasilan para santri dalam ajang nasional ini diharapkan menjadi motivasi besar bagi seluruh siswa untuk terus berlatih dengan tekun dan disiplin, sekaligus meraih prestasi setinggi-tingginya demi mengharumkan nama Pondok Pesantren Darunnajah tercinta.