Tahun Zero Alpa

Tahun Zero Alpa

Tahun pelajaran 2011-2012 ini adalah tahun ‘Zero Alpa’. Begitulah pimpinan sekaligus pengasuh pesantren Darunnajah Cipining, KH Jamhari Abdul Jalal, Lc mengumandangkan tekadnya saat rapat evaluasi pesantren diselenggarakan. Kini 1 semester (6 bulan) telah berjalan, tekad ini masih saja menjadi ruh dalam dedikasi beliau memperjuangkan kejayaan pesantren.

Selama 6 bulan ini, sekurang-kurangnya Bapak Kyai telah melakukan 6 kali tahapan evaluasi kepada seluruh tenaga pendukung (dewan guru) dalam proses pembinaan terhadap santri. Hal ini dilakukan beliau saat laporan pribadi dewan guru kepada Bapak Kyai pada setiap bulannya.

“Saya beri waktu selama 10 hari, dari tanggal 1 hingga 10 untuk para guru melaporkan kegiatan pribadinya kepada saya. Inilah kesempatan saya melihat dan bersilaturahmi kepada setiap guru” ujar Bapak Kyai.

Pada kesempatan itu pula, Bapak Kyai melihat track record guru dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepada masing-masing. Beliau konskuen dalam menjalankan tahun zero alpa, yaitu menindak tegas dan secara langsung bentuk-bentuk absen (ketidakhadiran) guru pada semua kegiatan. Sebagaimana contoh, guru tidak mengikuti sholat berjamaah, tidak mengajar. Tidak mengisi tiket pengganti mengajar, tidak mengisi jadwal pengajian (ta’lim), tidak mengikuti rapat, dll.

Maka, jika ada alpa (absen), guru harus memutihkan alpa-nya tersebut dengan membayar dam (denda) sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. Bapak Kyai mengungkapkan, zero alpa inilah yang pesantren inginkan, maka sebagai aplikasinya, guru harus konsisten dengan tidak sampai melakukan alpa pada setiap kewajibannya.

Beliau menambahkan, dengan program zero alpa, diharapkan tidak ada lagi guru yang dengan mudah meninggalkan kelas, solat berjamaah, rapat, dll. Nah, pada kondisi inilah program pesantren dapat berjalan dengan baik serta menjadi pertanggungjawaban pesantren kepada para wali santri yang mempercayakan pendidikan putra-putrinya pada pesantren.

Menurut keterangan beliau, jika tahun pelajaran 2011-2012 ini santri Darunnajah Cipining berlimpah, ini adalah bentuk konskuensi pesantren dalam memperbaiki diri, salah satunya kinerja gurunya. Maka, untuk meningkatkan terus kualitas pendidikan pesantren, tahun inilah pesantren memprogramkan tahun zero alpa bagi para guru. Semoga program ini dapat bersinergi antara pesantren dengan dewan guru sehingga kedua belah pihak saling berkontribusi dan menunjang satu sama lain Amin. (Wardan/Billah)

Pendaftaran Santri Baru