Dinamika Suasana Kehidupan Di Pondok Pesantren Darunnajah

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Suasana Kehidupan Di Pondok Pesantren

 

Suasana Di Pondok Pesantren Darunnajah
Suasana Di Pondok Pesantren Darunnajah
  1. Apa Itu Pesantren

Pondok Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan swasta (non-pemerintah) yang mana para santri diwajibkan mukim atau tinggal di asrama, didalam pesantren terdapat kyai yang memimpin serta mengatur jadwal kegiatan santri yang dibantu oleh Biro Pengasuhan Santri. Selain itu, pesantren terdiri dari berbagai macam diantaranya modern, salafi, semi salaf.  Disisi lain, Pondok Pesantren ada yang khusus Tahfidz, khusus putra, khusus putri dan gabung antara putra dan putri yang lokasi asrama, kelas, tempat olah raga dipisah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Di Indonesia terdapat banyak Pesantren, salah satu pesantren di Indonesia adalah Pesantren Modern, perbedaan antara Pesantren Modern, Pesantren Salafi dan Pesantren semi salaf terletak pada kegiatan sehari-hari para santri. Pesantren Modern salah satu Pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia.

 

  1. Pondok Pesantren Modern

Diantaranya macam-macam Pondok Pesatren yaitu Modern. Pondok Pesantren Darunnajah termasuk salah satu Pondok Pesantren Modern yang ada di Indonesia. Tidak semua pesantren yang menggunakan istilah “modern” menjadi modern. Adapun ciri-ciri Pondok Pesantren Modern adalah sebagai berikut :

  • Penekanan pada bahasa asing Arab dan Inggris dalam percakapan.
  • Memiliki sekolah formal dibawah kurikulum Diknas dan/atau Kemenag dari SD/MI MTS/SMP MA/SMA maupun sekolah tinggi.
  • Penguasaan atau porsi terhadap kitab kuning kurang
  • Tidak lagi memakai sistem pengajian tradisional seperti sorogan, wetonan, dan bandongan.
  • Memakai buku-buku literatur bahasa Arab kontemporer (bukan klasik/kitab kuning)
  • Secara administratif mirip seperti administrasi sekolah formal, misalnya pendaftaran dengan sistem seleksi sehingga tidak semua calon santri diterima, biaya masuk umumnya lebih tinggi dari pesantren salaf, dan lain sebagainya.
  • Dari sisi kualitas keilmuan: berbahasa Arab percakapan lancar tapi kurang dalam kemampuan penguasaan literatur kitab kuning karya para ulama salaf dan gramatika bahasa Arab, serta penguasan terhadap disiplin ilmu keislaman (tafsir, ilmu hadits, fiqih, ushul fiqh dan lain sebagainya) kurang dibanding pesantren salaf.

Suasana Pondok Pesantren terkadang menjadi kenangan yang indah bagi para alumni yang mengetahui dan menjalani kehidupan menjadi seorang santri, seringkali suasana Pesantren menjadi cerita tersendiri bagi alumni yang bertemu dengan kawan baru yang berasal dari Pesantren juga. Suasana yang jarang ditemui oleh seseorang yang belum pernah menjadi santri, selain itu, suasana pada malam hari di pesantren menjadi cerita dan daya tarik sendiri bagi para alumni pesantren.

  1. Kehidupan santri di Pesantren

Sebagai seorang Santri (siswa/murid) yang tinggal di Pesantren diwajibkan untuk mengikuti setiap kegiatan yang ada dan mematuhi peraturan/tata tertib yang ada di Pondok Pesantren. Santri 24 jam berada di lingkungan Pondok Pesantren. Dibawah pengawasan Biro Pengasuhan Santri (BPS). Dan dibawah bimbingan kakak-kakak pengurus OSDN (Organisasi Santri Darunnajah). Pengurus OSDN adalah Santri yang duduk dikelas 5 TMI (Tarbiyatul Mu’alimin Wal Mu’alimat Al-Islamiyah). Sebagai penggerak atau tangan kanan BPS, yang turun langsung menggerakkan para Santri untuk melakukan aktivitas setiap harinya. Mulai dari bangun tidur sampai tidur seperti sholat berjama’ah, piket/bersih-bersih Pondok, berangkat sekolah, belajar malam, latihan ekstrakurikuler, muhadloroh, pramuka, latihan silat/tapak suci, dan lain-lain.

 

  1. Kegiatan Belajar di Pesantren

Kegiatan belajar santri dimulai dari jam 06:30-14:10 atau menyesuaikan waktu sholat, jadwal pelajaran para santri juga disesuaikan dengan jadwal ustadz serta ustadzah yang akan memberikan materi, selain itu, para santri diharapkan berperan aktif dalam kegiatan belajar mengajar sehingga apa yang disampaikan oleh ustadz serta ustadzah dapat dicerna dengan mudah. Sebagai seorang santri wajib memiliki buku paket serta alat tulis guna menunjang belajar di kelas, selain belajar di kelas para santri diwajibkan belajar pada malam hari untuk mengulang pelajaran yang akan dipelajari esok hari.

 

  1. Kegiatan Ekstrakulikuler

Ekstrakulikuler santri dimulai setelah sholat ashar berjamaah di masjid atau pada pukul 15:45 yang bertempat di Gedung Olah Raga, adapun ekstrakulikuler olah raga dipilih sesuai dengan minat serta bakat para santri, selain itu, para santri juga diberi kesempatan untuk mengikuti perlombaan diluar pesantren untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki serta melihat bagaimana hasil latihan para santri dan kesiapan santri untuk mengikuti perlombaan.

 

  1. Bakti Sosial Santri

Disetiap lembaga pendidikan pasti memiliki Organisasi Pelajar (bagi sekolah umum), sedangkan di Pesantren bernama Organisasi Santri, selain itu, setiap organisasi pasti memiliki Bagian Sosial yang mana salah satu program kerjanya yaitu Bakti Sosial, Bakti Sosial dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan antara ketua dan pembimbing organisasi untuk menentukan waktu serta tempat yang pas untuk menyalurkan bantuan dari teman-teman, saudara serta keluarga.

Manusia adalah makhluk sosial yang berarti tidak bisa hidup sendiri, karena pada dasarnya manusia saling berinteraksi dan membutuhkan bantuan orang lain. Setiap orang memiliki sifat dasar sosial kepada sesama makhluk hidup.

 

“Pondok Pesantren Darunnajah berdiri diatas dan untuk semua golongan”. Pondok Pesantren bukan milik satu organisasi kemasyarakatan atau golongan. Tapi Pondok Pesantren adalah milik ummat. Pondok perlu dibela, dibantu dan diperjuangkan.

 

Sejak awal berdirinya Pondok Pesantren Darunnajah sampai saat ini aktif dengan kegiatan sosial, baik yang ada di dalam maupun di luar Yayasan Darunnajah.

 

  1. Pertukaran Pelajar (santri)

Pertukaran Pelajar (santri) atau biasa disebut dengan Student Exchange dilakukan setiap satu tahun sekali dengan kualifikasi serta kualitas santri yang memenuhi syarat untuk engikuti kegiatan tersebut, selain itu, ustadz atau ustadzah pembimbing akan menyeleksi para santri yang berprestasi untuk mengikuti student exchange serta mampu berbicara dengan Bahasa Inggris secara aktif untuk mempermudah komunikasi.

 

  1. Kerjasama Pesantren

Kerjasama merupakan suatu bentuk sungbangsih perorangan atau kelompok untuk menciptakan suatu mileu yang mempermudah setiap pekerjaan, begitu juga dipondok  mengajarkan kepada santri dan santriwati nya untuk selalu bekerjasama dan juga gotong royong dalam melaksanakan suatu pekerjaan.

 

“Bekerjasama Dalam Kesepakatan, Bertoleransi Dalam Perbedaan”.

 

Kerjasama luar negeri adalah hubungan Pesantren Darunnajah dengan beberapa negara sahabat adalah untuk mengembangkan pendidikan yang ada. Hubungan tersebut berupa; pengakuan persamaan ijazah, pengiriman pelajar, pertukaran guru, penataran, studi banding maupun kunjungan biasa.

 

Adapun  beberapa negara sahabat yang telah menjalin persahabatan sebagai berikut; Saudi Arabia, Mesir, Malaysia,Syria, Inggris, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Jepang, Philipina, Republik Rakyat China (RRC), Iran, Kanada, Lebanon, Maroko, Bangladesh, Singapura, Jerman, Yordania, Yaman, Thailand, Qatar, Turki, Afrika Selatan, Pakistan, Afganistan, Australia, Brunei Darussalam, Belanda, New Zealand, Irak, Kuwait, dsbg.

 

Kerjasama yang dilakukan saling menguntungkan, utamannya dalam membuka wawasan global santri. Sebab, masyarakat masih ada yang menilai pendidikan di pesantren masih tradisional.

 

“Kerjasama ini bersifat setara dan saling menguntungkan, pesantren adalah salah satu lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang punya pengalaman panjang bekerjasama dengan pihak manapun dan negara manapun, ini penting juga untuk meluaskan wawasan para santri,” tambah Sofwan Manaf.

 

Dalam perjalanannya, kerjasama ini telah memberikan banyak keuntungan bagi kedua belah pihak. Beberapa guru Ponpes Darunnajah yang telah diberangkatkan menilai program ini sangat bermanfaat. Mereka dapat bertukar pikiran dan belajar metode pembelajaran bagi para siswa. Para guru dituntut untuk mampu mengembangkan metodologi dalam mengajar dan menyampaikan materi bagi peserta didiknya.

 

Dengan adanya kerjasama yang terjalin antara beberapa pihak baik dalam negeri maupun luar negeri  mampu menciptakan banyak inovasi baru. Serta dapat meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan yang ada di Pondok Pesantren.

  1. Prestasi

Santri yang berprestasi di Pondok Pesantren Darunnajah mmendapatkan beasiswa prestasi, hanya diberikan kepada santri yang berhasil mencapai nilai ujian diatas rata-rata yang sudah ditentukan. Beasiswa tersebut berlaku hanya satu semestar. Sehingga, jika semester selanjutnya mereka tidak mencapai target nilai, maka mereka tidak berhak mendapatkan beasiswa prestasi. Tetapi, mereka sering menggunakan kebijakan tersebut sebagai motivasi belajar.

Selain prestasi intern yang ada di dalam Pondok Pesantren Darunnajah. Banyak santri yang meraih prestasi baik dalam bidang akademik maupun non akademik di luar Pondok. Ada yang mencapai tingkat daerah, provinsi, nasional, dan internasional.

  1. Beasiswa

Jika dilihat dari segi cakupan pembiayaan, beasiswa dapat dibagi menjadi dua, yaitu beasiswa penuh dan beasiswa persial. Beasiswa penuh adalah dana bantuan studi yang menutupi seluruh kebutuhan seorang pelajar dan mahasiswa selama menempuh pendidikan, mulai dari biaya sekolah, biaya asrama (jika dilingkungan pesantren), biaya makan dan minum, dan lain-lain. Sedangkan beasiswa persial adalah bantuan dana yang hanya menutupi kebutuhan biaya studi saja, tidak mencakup biaya asrama.

Mayoritas masyarakat lebih memilih pendidikan yang terdapat beasiswanya. Bukan hanya meringankan biaya sekolah, tetapi juga dapat medorong para peserta didik untuk lebih bersungguh-sungguh dalam mempertahankan prestasinya. Tujuannya tidak lain demi tercapainya generasi yang berpengetahuan luas.

Beasiswa juga sebagai sarana apresiasi pemerintah, lembaga, maupun individu terhadap mereka yang memiliki prestasi. Sangat disayangkan jika tidak ada program yang membantu masyarakat untuk maju. Keinginan untuk melanjutkan pendidikan pasti sangat tinggi. Tetapi, sesuai fakta yang ada, banyak diantara masyarakat yang kurang bahkan tidak memiliki biaya yang cukup.

Dengan niat pendiri Pesantren Darunnajah, yang ingin mendirikan sekolah gratis, maka terciptalah Pesanten dengan menyediakan pendidikan gratis atau beasiswa.

  1. Macam-macam Beasiswa Yang disediakan oleh Pesantren Darunnajah
  2. Beasiswa Prestasi

Tidak hanya belajar dikelas, santri juga dituntut aktif untuk mengikuti kegiatan ekstrakulikuler. Ini yang menjadi tantangan mereka untuk bisa membagi waktu dengan baik. Meraih beasiswa dengan nilai diatas rata-rata menjadi tujuan utama sebagian santri. Kerena hal tersebut bisa dikatakan sebagai dorongan untuk terus maju dan berkembang.

Sering kali para santri mencoba berbagai macam metode belajar yang pas untuk dilakukan demi tercapaianya beasiswa prestasi. Keunggulan sebuah pesantren adalah, semua sistem yang ada di pesantren sudah sangat mendukung para santri untuk mendapatkan beasiswa. Bagaimana tidak, mereka tinggal satu asrama (satu atap) dengan gurunya, kapan dan dimanapun mereka ingin bertanya, pasti bisa dijawab dengan cepat dan hasilnyapun memuaskan.

 

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 Serang Banten

Detik-detik melepas K.H. Saifuddin Arief

KH. Saifuddin Arief, SH.MHKH. Saifuddin Arief, SH.MHKH. Saifuddin Arief, SH.MHKH. Saifuddin Arief Memotivasi Santri Untuk BerprestasiDokumentasi Pemakaman K.H. Saifuddin Arief, S.H., M.HKalimat Takziah K.H. Nasir