Lomba Dakwah Haji STAI Darunnajah Diikuti Semua Elemen Masyarakat
Menu

Lomba Dakwah Haji STAI Darunnajah Diikuti Oleh Semua Elemen Masyarakat

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darunnajah Jakarta bekerjasama dengan Pengurus Besar Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (PB FKAPHI) akan menggelar Lomba Dakwah Haji dan Lomba Cerdas Tangkas Haji dan Umrah. Lomba akan dilaksanakan Sabtu (07/03) di Komplek Pondok Pesantren Darunajah.

Acara yang digagas oleh PB FKAPHI dan STAI Darunajjah mengusung tema “Memperkuat Ukhuwah Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag dan Pondok Pesantren Dalam Rangka Dakwah Haji Sepanjang Tahun”. Kegiatan ini akan diramaikan dengan dua kegiatan lomba. Lomba Dakwah Haji serta Lomba Cerdas Tangkas Haji dan Umrah.

Menurut Ketua Panitia, Wildan Samani peserta lomba ini akan diikuti oleh masyarakat umum, siswa/i, guru, sampai mahasiswa. Dari pantauan panitia, peserta yang sudah mendaftarkan diri mulai dari ibu rumah tangga, guru, siswa sekolah, sampai dengan mahasiswa Perguruan Tinggi.

“Peserta yang sudah masuk ke panitia berasal dari kalangan ibu rumah tangga sampai dengan mahasiswa,” kata Wildan saat dihubungi di Jakarta, Minggu (23/02).

Jumlah pendaftar sampai dengan Rabu (26/02) hari ini kata Wildan adalah untuk lomba dakwah haji berjumlah 21 orang dari 25 kuota peserta. Sedangkan untuk lomba cerdas tangkas sudah mendaftar 12 regu, (satu regu terdiri dari 3 orang) dari kuota peserta 27 regu.

“Insya Allah sebelum hari-H kuota sudah terpenuhi,” harap Wildan.

Pendaftaran peserta lomba dakwah haji dan lomba cerdas tangkas ini dimulai sejak 12 Februari sampai dengan 05 Maret 2020 dengan narahubung Sekretariat Darunajjah Annas 085775047282, Sekretariat FKAPHI, Anggoro 081284251452, Mario 082112281007.

(dn.com/STAIDA)

 

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Tiga Tanda Kebahagian Seorang Muslim

Tidak ada satupun manusia di dunia ini kecuali dia sedang mencari dan mengharapkan suatu kebahagian, yaitu: “Kebahagiaan di dunia yang fana dan terlebih lagi kebahagian