Sosialisasi Pengisian Program Tahunan (PROTA) & Program Semester (PROSEM) Sosialisasi Pengisian Program Tahunan (PROTA) & Program Semester (PROSEM)

Sosialisasi Pengisian Program Tahunan (PROTA) & Program Semester (PROSEM)

Tumpukan kertas yang biasa memenuhi meja guru di awal tahun ajaran kini berganti rupa. Lebih dari 200 guru memadati Aula Al-Ghazali pada Sabtu, 1 Agustus 2026, mengikuti Sosialisasi Pengisian Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Prosem). Departemen Tarbiyatul Muallimin Wal Mu’allimat Al-Islamiyah (TMI) menggelar kegiatan ini untuk membekali para guru dengan administrasi mengajar. Perubahan terbesarnya terletak pada metode: seluruh lembar perencanaan kini diisi melalui file Excel dan dikumpulkan lewat Google Form.

Perencanaan pembelajaran kerap dipandang sebagai urusan administratif yang jauh dari ruang kelas. Padahal, di balik kolom-kolom tabel itu tersimpan janji seorang pendidik untuk mengantarkan muridnya sampai tujuan. Prota dan Prosem menjadi peta perjalanan ilmu selama satu tahun ke depan, lengkap dengan alokasi waktu dan target capaian. Islam mengajarkan ketelitian serta kesungguhan dalam menunaikan amanah, dan di titik itulah pekerjaan administratif menemukan maknanya.

Kegiatan ini menjadi agenda pembuka tahun ajaran bagi para guru di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Seluruh guru TMI hadir mengikuti sosialisasi dari awal hingga akhir. Direktur TMI dan Penjamin Mutu Pendidikan turut hadir untuk memberikan arahan sekaligus memastikan standar penyusunan dokumen berjalan seragam. Kehadiran keduanya menegaskan bahwa mutu pembelajaran berangkat dari perencanaan yang tertata sejak hari pertama.

Prota dan Prosem merupakan dokumen dasar yang menjadi rujukan guru sepanjang tahun ajaran. Program Tahunan memetakan seluruh materi yang akan disampaikan dalam satu tahun, sementara Program Semester memerincinya ke dalam pekan-pekan efektif. Tanpa keduanya, penyampaian materi berisiko melenceng dari silabus atau kehabisan waktu di penghujung semester. Penyeragaman cara pengisian karenanya menjadi langkah penting sebelum kegiatan belajar dimulai.

Sejumlah pembaruan diperkenalkan dalam sosialisasi kali ini. Berikut perubahan mendasar yang diterapkan Pesantren pada penyusunan Prota dan Prosem tahun ini:

  • Lembar Prota dan Prosem berbentuk file Excel yang dapat diedit langsung oleh guru
  • Pengumpulan dokumen dilakukan secara online melalui Google Form
  • Penggunaan kertas fisik dihapus, sehingga tidak ada lagi penggandaan berkas

Peralihan tersebut menghadirkan tantangan tersendiri. Sebagian guru telah bertahun-tahun terbiasa mengisi lembar perencanaan di atas kertas. Metode baru menuntut mereka mengenali fungsi dasar spreadsheet, menyimpan berkas dalam format yang benar, lalu mengunggahnya ke tautan yang disediakan. Proses adaptasi inilah yang menjadi pekerjaan rumah terbesar, baik bagi penyelenggara maupun peserta.

Meski demikian, sambutan peserta terbilang hangat. Para guru menyatakan senang dengan inovasi yang ditawarkan, terutama karena proses pengumpulan menjadi lebih ringkas dan mudah ditelusuri. Penyelenggara berharap dokumen yang tersusun rapi akan menuntun penyampaian materi agar sesuai target silabus dan alokasi waktu yang telah ditetapkan. Sepanjang acara, kegiatan berlangsung dengan baik dan tertib.

Digitalisasi administrasi pada akhirnya hanyalah sarana. Nilai sesungguhnya terletak pada kesungguhan guru menjaga amanah ilmu yang dititipkan kepada mereka, satu semester demi satu semester. Para guru diimbau segera melengkapi Prota dan Prosem sesuai panduan yang telah dipaparkan, lalu mengunggahnya melalui Google Form yang disediakan. Panduan yang sama dapat menjadi pegangan bagi guru yang masih menemui kendala teknis, agar tidak ada satu pun yang tertinggal di awal perjalanan tahun ajaran ini.