Sosialisasi Bantuan Peralatan Olahraga

Jenis Rencana Bantuan Yang Diberikan
Jenis Rencana Bantuan Yang Diberikan
Acara Sosialisasi Bantuan Alat Olahraga Ged. Disorda Jabar
Acara Sosialisasi Bantuan Alat Olahraga Ged. Disorda Jabar
Wardan [21/09/13]. Pesantren Darunnajah Cipining, Rabu, 18 September 2013 utus Kepala Biro Pramuka dan Pengembangan Prestasi Santri (BP3S), Syaeful Hadi Scada, S.Pd.I., MT dan Sekretaris Pesantren, Amin Songgirin, S.HI, hadiri undangan Sosialisasi Bantuan Peralatan Olahraga Bagi Pesantren Se-Jawa Barat di Gedung Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat, Jl. Dr. Radjiman Bandung, Jawa Barat.
Acara sosialisasi berlangsung pukul 13.30 WIB s.d. 15.30 WIB, dihadiri oleh perwakilan pesantren se-Jawa Barat sebanyak 30 lembaga pesantren, Bapak Drs. Ukum Kundarsyah, M.Si selaku Kasubag Perencanaan dan Program (mewakili Kadisorda Jawa Barat) dan Ibu Dra. Hj. Eti Kusmiati, M.Pd (Kasie Kelembagaan dan Kemitraan).
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Ukun mewakili Dr. H. Yudha Munajat Saputra, M.Ed (Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Prov. Jawa Barat) sampaikan, bahwa bantuan berupa peralatan olahraga yang diberikan kepada 30 pesantren se Jawa Barat ini belum memberikan kontribusi yang signifikan terhadap upaya peningkatan warga pondok pesantren untuk berprestasi dalam bidang olahraga, hanya sebagai stimulan saja.
Namun demikian, Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat akan terus berupaya dengan berbagai kebijakannya agar pemenuhan kebutuhan peralatan olahraga warga pondok pesantren tahun demi tahun semakin meningkat.
Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan, bahwa masing-masing pesantren akan diberikan stimulan peralatan olahraga bola sepak sebanyak 4 buah, bola volly sebanyak 3 buah, raket bulu tangkis 4 buah, lapangan tenis meja 2 shet lengkap, net bola volly 2 buah dan net badminton 1 buah.
Maksud pemberian bantuan peralatan olahraga ini adalah sebagai dukungan dalam rangka persiapan menghadapi POSPEDA dan POSPENAS, sehingga pembinaan olahraga bagi warga pondok pesantren dapat terlaksana secara terkoordinir, terarah, terpadu, dan berkesinambungan.
Semangat yang dimiliki pondok pesantren melalui gerakan olahraga merupakan cara pembinaan kesehatan jasmani dan rohani dalam rangka pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, sehingga olahraga menjadi bagian hidup dan kehidupan seluruh warga pondok pesantren.
Sejalan dengan Visi Pembangunan Daerah 2008-2013 “Tercapainya masyarakat Jawa Barat yang Mandiri, Dinamis dan Sejahtera”. Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat mempunyai rumusan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyelenggaraan kegiatan olahraga di pondok pesantren, sehingga olahraga diharapkan bisa menjadi budaya warga pondok pesantren.
Di dalam kegiatan berolahraga sudah barang tentu memerlukan peralatan untuk mendukung kegiatan tersebut agar berjalan sesuai kaidah olahraga.
Kebijakan strategi program Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat pada tahun 2013 mengupayakan secara optimal rancangan untuk mendapatkan anggaran dalam rangka memenuhi kebutuhan peralatan olahraga warga pondok pesantren dalam rangka menghadapi POSPEDA dan POSPENAS.
Pesantren Darunnajah Cipining adalah pesantren yang mewakili Kabupaten Bogor, pada tahun ini diberikan kesempatan untuk mendapatkan bantuan peralatan olahraga dimaksud.
Teknis pemberian bantuan, berbentuk barang dan akan disampaikan langsung kepada pesantren-pesantren yang telah diverifikasi mendapatkan bantuan. [Mr. Song]