1. Memerlukan Instropeksi
Apakah orang tua atau orang dewasa telah memberikan rasa aman yang cukup kepada anak-anak dan mengasihi mereka dengan tanpa pamrih? Apakah anak diberi kesempatan untuk mengungkapkan isi hatinya? Atau selama ini yang dinyatakan hanyalah hak, kuasa, dan otoriter orang tua?
Bila hanya itu yang ditonjolkan secara serius, maka akan timbul masalah dalam emosi dan kurang perhatian. Eleanor Maccoby berkata :”bila anak terlalu bergantung, itu disebabkan karena dua hal, yaitu diremehkan atau diperlakukan secara kasar misalnya, dihadapi dengan tanpa perassaan, diperlakukan kasar, diberi tanggung jawab atau ditolak.” Sifat ketergantungan itu sangat erat hubungannya dengan sifat pemalu.
2. Memberikan Kepercayaan
Bagaimana caranya menghilangkan ketakutan yang ada pada diri anak bila sifat pemalunya itu disebabkan oleh perasaan takut? Cara yang terbaik ialah dengan membangun rasa percaya dirinya terhadap orang lain. Orang tua harus mempercayai dia, supaya dengan semakin dipercayai, anak belajar semakin percaya kepada orang lain. Kepercayaan adalah dasar dari pendekatan. Anak jadi pemalu karena ia tidak dapat mempercayai orang tua juga tidak dapat mempercayai orang lain.
3. Memperluas Hubungan Sosial
Bila anak pemalu karena sejak kecil tidak mempunyai kesempatan bergaul, maka sebaiknya orang tua memperhatikan kebutuhan dalam segi ini. Dengan membawa anak ke rumah sanak saudara akan memberi kesempatan kepada anak untuk bergaul kepada orang lain atau dengan membawanya ke sekolah minggu, yang merupakan tempat yang baik baginya. Sebagai langkah awal sebaiknya membawa mereka ke tempat tenang dan terhindar dari lingkungan yang banyak menimbulkan persaingan, agar dengan banyaknya pengalaman yang diterima, anak terdorong untuk maju dalam pergaulannya.
4. Membangun Rasa Percaya Diri
Orang tua sebaiknya memberikan perhatian ini, yaitu apabila anak sedang menghadapi masalah, janganlah terlalu cepat membelanya agar jangan sampai perkembangan percaya diri anak mengalami gangguan.




