Pendidikan merupakan hal terpenting dalam kehidupan, hal ini berarti bahwa setiap manusia berhak mendapat dan berharap untuk selalu berkembang dalam pendidikan. Pendidikan secara umum mempunyai arti suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Sehingga menjadi seorang yang terdidik itu sangat penting. Adapun tingkatan Pendidikan diantaranya: Lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.

Pendidikan sudah bukan menjadi kebutuhan kedua. Namun saat ini pendidikan merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi setiap insan manusia dimanapun berada, termasuk di Negeri Indonesia. Karena itu pendidikan menjadi hak bagi tiap warga negara dan menjadi kewajiban negara untuk menyelenggarakan pendidikan yang terbaik untuk negaranya demi kemajuan negara itu sendiri.

Alhamdulillah setelah mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Darunnajah Cipining selama 3 tahun maupun 6 tahun, seperti biasa para santri diberikan kesempatan untuk dapat mengukur dan tahu hasil belajar yang telah ditempuh. Salah satunya dengan mengikuti UN (Ujian Nasional) 2013 yang dilangsungkan secara serempak oleh pemerintah. Ujian nasional ini bersifat menyeluruh, menyeluruh dalam artian baik sekolah negeri maupun sekolah swasta yang berada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Usai melaksanakan rangkaian ujian yang diadakan di Pesantren khususnya bagi seluruh santri kelas IX dan XII TMI, kini hasil UN (Ujian Naional) kembali diumumkan. Adapun jumlah peserta UN untuk MTs sendiri mencapai 133 santri, peserta UN SMP sebanyak 24 Siswa, Peserta UN MA mencapai 77 Santri dan jumlah peserta UN SMK yakni 47 siswa. Hasil masing-masing lembaga menyatakan bahwa seluruh peserta UN pesantren Darunnajah Cipining mendapatkan predikat Lulus 100%.

Pengumuman tersebut disiarkan langsung dalam acara Haflatu Takharruj/Acara perpisahan dan kelulusan santri kemarin, dalam hal ini keluarga besar darunnajah cipining sangat bersyukur dan bangga atas keberhasilan para santri dalam UN 2013 ini, semoga hal tersebut  juga dapat dirasakan kembali oleh lembaga MI (Madrasah Ibtidaiyah) Darunnajah Cipining yang akan diumumkan tanggal 8 Juni nanti.

Ujian Nasional (UN) sangat menjadi momok yang menakutkan bagi peserta didik (murid) di dalam menyelesaikan studinya di sekolah formal. Hal ini dapat dibuktikan dari banyaknya kasus peserta didik yang tidak lulus dari ujian nasional, baik pada jenjang pendidikan SMP maupun jenjang pendidikan SMA, meskipun murid tersebut di nilai pintar, cerdas dan telah diterima di perguruan tinggi baik di Indonesia maupun di luar Negeri.

Selain itu penyebab permasalahan ini karena fenomena di kalangan peserta didik (siswa) itu sendiri sebagai generasi penerus bangsa yang cenderung tumbuh dan berkembang sebagai bangsa yang lembek, kurang gigih, dan kurang berani dalam menghadapi tantangan hidup. Bila kita lihat realita di lapangan bahwa sebagian dari murid kurangnya memerhatikan pentingnya pendidikan baik bagi diri sendiri maupun untuk bangsa dan negara.

Semoga Pesantren merupakan tempat dan wadah yang sangat bermanfaat untuk seluruh santrinya, karna pesantren bukan hanya mengajarkan pada ilmu akademik melainkan ilmu sosial, moral dan yang lainnya. Amin!

(WARDAN/Annisa)