Acara silaturahim keluarga besar Pesantren Darunnajah bersama Ikatan Keluarga Pesantren Darunnajah (IKPDN) Sumatra Barat berlangsung hangat pada Sabtu, 15 November 2025. Pertemuan yang digelar di Kompleks Universitas Baiturrahmah Padang, ini menjadi bagian dari rangkaian Konferensi Wakaf Internasional di Hotel Truntum, Kota Padang.
Salah satu yang paling dinanti dalam acara tersebut adalah hadirnya Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah, K.H. Sofwan Manaf, M.Si., yang juga menjadi salah satu pembicara utama. Kehadiran beliau bukan hanya sebagai pimpinan pesantren, tetapi juga sebagai sosok yang selalu mengingatkan pentingnya menjaga tradisi silaturahim dalam Islam. Beliau menekankan bahwa silaturahim merupakan pembuka pintu rezeki dan penguat ukhuwah, sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.
Acara dimulai pada pukul 16.00 WIB dan dihadiri berbagai tokoh penting seperti Prof. Musliar Kasim, Wakil Mendikbud RI 2011–2014 sekaligus Rektor Universitas Baiturrahmah. Hadir pula Prof. Dr. Fauzi Bahar, M.Si., Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau, serta Dr. Guspardi Gaus sebagai perwakilan ICMI Sumbar. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan bahwa pesantren memiliki hubungan kuat dengan dunia akademik, kebudayaan, hingga organisasi masyarakat.
Selain itu, sekitar 50 alumni Darunnajah dari berbagai angkatan turut hadir memeriahkan acara. Para alumni tersebut datang dari beragam profesi dan daerah, seperti Fajar Rusvan alumni Darunnajah 18, Alfurqan alumni Darunnajah 16, Radhiatul Hasanah alumni Darunnajah 17, serta Fauzi Fauzan alumni Darunnajah 18 yang kini menjabat sebagai Pimpinan Diniyah Puteri Padang Panjang. Kebersamaan para alumni ini menjadi bukti kuat bahwa jejaring Darunnajah tetap hidup dan terus berkembang di seluruh Indonesia.
Kegiatan silaturahim ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi alumni dalam berbagai bidang, sekaligus membuka pintu kolaborasi baru yang bermanfaat bagi umat. Nilai-nilai ukhuwah, kebersamaan, dan kepedulian yang dihidupkan dalam kegiatan ini menggambarkan karakter pendidikan Islam yang selama ini dijunjung tinggi di Pesantren Darunnajah.
Melihat semangat para tokoh dan alumni, masyarakat dapat melihat bahwa pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga pusat pembentukan karakter dan jaringan kehidupan. Bagi para orang tua yang menginginkan pendidikan berakhlak, disiplin, dan berwawasan global bagi anak-anaknya, Pesantren Darunnajah menjadi pilihan tepat. Dengan lingkungan yang kondusif, kurikulum komprehensif, serta pembinaan akhlak yang kuat, Darunnajah terus berkomitmen melahirkan generasi muslim yang berilmu, beradab, dan siap berkiprah di masyarakat.
