Masih dalam satu rangkain acara SDI Darunnajah 8, yakni silahturahmi wali murid bersama bapak pimpinan. “ Wali murid harus yakin dan percaya kepada sekolah ini.”. Ujar Bapak Pimpinan, sama hal dalam beragama bahwa rasa yakin memiliki peranan penting dalam beragama dan menjalani kehidupan. Seberapa besar keyakinan kita menentukan seberapa besar ketaatan kepada Allah dan bagaimana kita menjalani hidup. Orang yang tak meyakini akhirat terkadang bisa bosan dengan hidup karena merasa apa yang dijalani akan lenyap tak berbekas.

Photo By Annurgraphy

Photo By Annurgraphy

Yakin sendiri memiliki dua arti. Pertama rasa percaya dan mantap dalam hati tanpa disertai keraguan dan tak dapat digoyahkan. Sedang makna kedua adalah kemantapan dan rasa percaya yang telah meresap dalam jiwa sehingga berpengaruh secara psikologis dan menjadi penggerak aktifitas perilaku orang yang memilikinya. Ketika seorang wali murid sudah yakin dan percaya maka bukan hanya sekedar ilmu yang didapatkan oleh seorang murid melainkan ridho dan berkah yang langsung Allah turunkan kepada penuntut ilmu.

Dalam hadist diterangkan, “Orang yang tak meyakini keberadaan Tuhan bisa saja terjatuh ketika terkena himpitan kesulitan hidup karena ia tak memiliki pegangan yang ia yakini akan menyelamatkannya. Begitu besarnya peranan keyakinan hingga Rasulullah Saw. pernah bersabda, “Yakin adalah iman keseluruhannya.” (HR. Al-Baihaqi dan Khathib Al-baghdadi).

Photo By Annurgraphy                                                                                                                                                                          Wali murid pun akan diajak untuk keliling dan melihat suasana pondok pesantren beserta pengajaran yang ada di pondok dan juga beberapa fasilitas yang akan membantu dalam menyukseskan kegiatan belajar dan pendidikan murid-murid, dan untuk pengajar akan ada beberapa guru dari Darunnajah Pusat yang siap membantu, karena perlu diketahui bahwa SDI Darunnajah 8 masih dalam naungan SDI Darunnajah Pusat yang sudah berdiri sejak tahun 1973, yang memadukan sistem pembelajaran ilmu pengetahuan dan pendidikan agama islam agar Terwujudnya peserta didik yang berakhlak mulia, berprestasi, terampil dan mandiri berdasarkan imtaq.