Menu

Sesi Ketiga Laporan Pertanggung Jawaban Organisasi Santri Darunnajah (OSDN) Jakarta Periode 2016/2017

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Panitia Pergantian Pengurus OSDN menggelar acara Laporan Pertanggung Jawaban Organisasi Santri Darunnajah Jakarta Periode 2016/2017 di Gedung Olahraga selama tiga hari mulai tanggal 28-30 Januari 2017. Acara tersebut wajib dihadiri oleh seluruh santri kelas 1-6 TMI. Pimpinan pondok juga turut hadir dalam acara pergantian pengurus ini.

Pergantian pengurus tahun ini terbagi menjadi 7 sesi utama. Di setiap sesi tersebut mencakup laporan pertanggung jawaban dari 5 bagian OSDN. Tim penanya untuk masing-masing bagian tersebut juga telah dipersiapkan untuk menanyakan hasil kerja selama satu tahun, program kerja yang belum terlaksana, dan berbagai macam evaluasi selama periode kepengurusan.

Sesi ketiga Laporan Pertanggung Jawaban OSDN dilasanakan pada hari sabtu mulai pukul 20.00 – 22.00 WIB, untuk bagian:

  1. Penerimaan Tamu
  2. Penerangan
  3. Tabungan Santri
  4. Koperasi
  5. Perpustakaan

Adapun Tim Penanya untuk bagian-bagian tersebut adalah:

  1. Ust. Much. Hasan Darojat, M.A
  2. Ust. Muchtar Ghozali, S.E.I., M.Pd
  3. Ust. Putra Perdana Nugraha, S.Pd.I., M.M
  4. Ust. M. Fajar Nurochman, S.Pd.I, M.M
  5. Ust. Iza Sudija, S.Kom
  6. Ust. Nurmahmudin
esi Ketiga Laporan Pertanggung Jawaban Organisasi Santri Darunnajah (OSDN) Jakarta Periode 2016/2017
esi Ketiga Laporan Pertanggung Jawaban Organisasi Santri Darunnajah (OSDN) Jakarta Periode 2016/2017
esi Ketiga Laporan Pertanggung Jawaban Organisasi Santri Darunnajah (OSDN) Jakarta Periode 2016/2017
esi Ketiga Laporan Pertanggung Jawaban Organisasi Santri Darunnajah (OSDN) Jakarta Periode 2016/2017

(ZA)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 Serang Banten

Manasik Haji Nurul Ilmi Darunnajah 14

Serang- Haji merupakan salah satu rukun iman yang ke lima. Ibadah yang dilakukan oleh umat muslim apabila ia mampu. Mampu secara jasmana, rohani dan materi.