Menu

Seminar Nasional Pengenalan EHH bagi Para Pendidik Muslim di Indonesia

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email
Jakarta (ICRC) – Komite Internasional Palang Merah (ICRC) bekerjasama dengan Pesantren Darunnajah mengadakan “Seminar Nasional tentang Pengenalan eksplorasi Hukum Humaniter bagi Para Pendidik Muslim di Indonesia”. Seminar yang dilaksanakan selama 2 hari (22-23 Oktober) bertempat di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta Selatan, dan dihadiri oleh 42 peserta, yang terdiri dari para pendiri, kepala pimpinan pondok pesantren dan beberapa pendidik dari berbagai universitas Islam di Indonesia.
Eksplorasi Hukum Humaniter (EHH) adalah program pendidikan yang mengenalkan kaidah dan prinsip dasar Hukum Humaniter Internasional (HHI) bagi siswa berusia 13-18 tahun. Tujuan utama pembelajaran EHH adalah untuk memudahkan generasi muda menjalankan prinsip-prinsip kemanusiaan dalam kehidupan mereka sehari-hari.
Seminar dibuka dengan sambutan yang diberikan oleh Drs. KH. Mahrus Amin (Pendiri dan Pemimpin Pondok Pesantren Darunnajah), Dr. Mamat S. Burhanudin HP, (Wakil Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren kementerian Agama), dan Vincent Nicod (Kepala Delegasi ICRC Indonesia).
Seminar ini terbagi menjadi 5 Sesi dalam kurun waktu 2 hari, Sesi 1 merupakan presentasi singkat mengenai pergerakan ICRC dan Bulan Sabit Merah di dunia oleh Kepala Delegasi ICRC Indonesia, Vincent Nicod, kemudian dilanjutkan dengan presentasi mengenai Program Eksplorasi Hukum Humaniter (EHH) oleh Sukhdave Singh dan Freddy Nggadas. Selanjutnya Sesi 3 presentasi tentang Hukum Humaniter Internasional (HHI) oleh Rina Rusman, SH, MH. dan Masri Elmahsyar Bidin.
Memasuki hari ke-2 Sesi 4 dimulai dengan kesimpulan presentasi hari sebelumnya yang kemudian dilanjutkan dengan beberapa contoh soal mengenai EHH. Sesi 5, merupakan sesi penutup dari seluruh kegiatan ini, diskusi mengenai strategi implementasi dan rekomendasi Eksplorasi Hukum Humaniter.
Di penghujung acara, 2 wakil dari peserta seminar memberikan kesan-kesan yang disampaikan oleh peserta termuda: Iin Handayani Dewi dari UIN Jakarta dan peserta tersenior: Bapak Kyai Haji Muhammad Wahidan Alwy dari Pesantren Raudhatussalam, Yogyakarta. Dilanjutkan dengan sambutan penutup yang disampaikan oleh Mr. Vincent Nicod dan Bapak Drs. Haji Sofwan Manaf, Msi (Direktur Pondok Pesantren Darunnajah) lalu ditutup dengan doa yang disampaikan oleh KH Mustofa Hadi Chirzin dari Ponpes Al Mansur Banten.

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 Serang Banten

Pembacaan Tengko Disiplin Pesantren Nurul Ilmi

Serang 12 Desember 2019, Alhamdulillah Hari Minggu Tepatnya malam senin telah terlaksana pembacaan Tengko Santri lama dan Santri Baru. Pada kesempatan kali ini pembacaan Tengko