Seminar Kemasyarakatan yang diadakan Biro kemasyarakatan pada hari Selasa (26/4) menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali jiwa kepedulian atau tenggang rasa santri terhadap lingkungan sekitarnya. Seminar hasil kerjasama antara Biro Kemasyarakatan dengan Bagian Sosial, Lingkungan Hidup, dan Kesehatan Organisasi Santri Darunnajah ini juga bertujuan memperkenalkan kepada anggota baru dan mengingatkan kembali kepada anggota lama tentang peran GREEN HERO, SATAGANA, dan SADA. Acara dibuka langsung oleh Ust. Mardhani Zuhri MA, selaku Kepala Biro Kemasyarakatan Pondok Pesantren Darunnajah.
Selanjutnya, materi seminar ini dibagi menjadi 3 (tiga) sesi materi. Dalam sesi yang pertama disampaikan materi tentang Green Hero (Eco-Pesantren) dengan Narasumber Ust. Mardhani Zuhri MA disini beliau menyampaikan visi dan misi dibentuknya Green Hero hingga program-program yang diantaranya adalah membuat bank pohon yang terletak di Darunnajah Cipining. Dimana perlunya visi dan misi pesantren harus sesuai dengan lingkungan hidup dan pentingnya RTH (Ruang Terbuka Hijau) dilingkungan pesantren.
Disesi kedua disampaikan materi tentang SATAGANA (Santri Tanggap Bencana) dengan narasumber Kak Muhammad Naseh Alumni Pondok Pesantren Tebuireng dan mahasiswa lulusan Universutas Islam Asy-Syafi’iyyah dalam kesehariannya aktif di Palang Merah Indonesia. Dalam menyampaikan materinya Kak Naseh lebih banyak menceritakan pengalamannya ketika terjun langsung kelapangan untuk membantu korban bencana dimana ia pernah terjatuh dari tebing dan menyebabkan kakinya cacat permanen dan sambil sekali – kali diselingi dengan memberikan materi pengetahuan yang berhubungan dengan bencana alam dan lain sebagainya.
Dalam Sesi terakhir materi tentang SADA (Santri Againts Drugs Abuse) disampaikan oleh narasumber bapak H. Nasrudin, S.Ag, MM.Pd yang kesehariannya aktif sebagai Koordinator Bintal UPT T & R Badan Narkotika Nasional (BNN). Beliau menyampaikan tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba dan beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menghindarinya serta peran serta lingkungan dalam hal pencegahan penyalahgunaan Narkoba. Beliau juga mengundang para santri utnuk berkujung ke pusat rehabilitasi Lido di Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.
Acara ini ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Ust. Mardhani Zuhri sebelum memimpin do’a belum menyampaikan beberpa pesan diantaranya agar seminar ini sekedar seminar yang tidak ada tindak lanjutnya dan juga agar santri Darunnajah tidak memiliki pikiran miskin dengan selalu mengharapkan sesuatu yang gratis tapi bagaimana menciptakan sesuatu agar dapat mengahsilkan.
oleh : FC, PETIK 11-12