Semarak Hari Qurban Di Darunnajah

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Hari Raya Idul Adha 1432 H atau Hari Raya Qurban tidak saja dimaknai sebagai hari penyembelihan hewan tapi juga harus dimaknai sebagai hari berbagi dengan sesama umat Islam lainnya. Demikian khotib Idul Adha, Ustadz Mudatsir, S.H.I menyampaikan pada hari Ahad (6/11) di masjid Jami’ Pondok Pesantren Darunnajah Cipining.
Dengan momen ini, masyarakat yang mampu harus peduli dengan sesamanya yang tidak mampu. Selain itu, Hari Raya Qurban juga dapat dimaknai pula sebagai bentuk intropeksi dari para pemimpin di negeri ini. Musibah yang terjadi dapat disebabkan dua hal, pertama ini memang ujian dari Allah, dan kedua ini murni disebabkan ulah tangan manusia yang tega menebangi hutan,  merusak alam, serta berbuat maksiat. “Bergerak dijalan yang benar akan mendapatkan banyak hikmah dan jangan malas bergerak dijalan kebenaran” ujar Ust. Cahyono yang menjabat sebagai ketua panitia qurban tahun 1432 H.
Khotib pun menegaskan, momentum Hari Raya Qurban lebih kepada membangun semangat berkurban, sehingga berkurban itu merupakan jati diri bagi umat Islam. Sesuai tuntutan berkurban harus dimulai dengan niat ikhlas.

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ

“Sesungguhnya telah ada contoh teladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia.”    (QS. Al Mumtahanah: 4)
Ketentuan ini, kata Khatib, secara tegas sudah dipahatkan Allah SWT mulai dari kurban pertama sejarah kehidupan manusia yakni ketika putranya nabi Adam, Habil dan Qabil berkurban.

Selain itu makna keikhlasan juga dapat dilihat dari peristiwa nabi Ibrahim dan anaknya nabi Ismail. Walaupun perintah kurban itu datang dari Allah SWT melalui mimpi, Ibrahim dengan ikhlas tetap melaksanakannya dengan ikhlas, begitu juga dengan Ismail yang akan dikurbankan.
Ketika perintah Allah itu dilaksanakan dengan penuh ikhlas dan ketaaan, ternyata tubuh Ismail yang akan disembelih, diganti oleh Allah dengan hewan ternak. “Ini hendaknya dapat dijadikan momentum agar umat Islam tidak takut untuk berkurban. Tidak hanya berkurban dalam bentuk ternak, tapi juga berkurban terhadap segala hal,” ungkap Khatib.

Hal ini juga ditegaskan dalam hadis nabi, bagi siapa yang mampu tapi tidak mau berkurban, maka bagi mereka tidak berhak mendekat ke tempat shalat. “Apapun yang dia lakukan akan hampa jadinya dan tidak akan pernah diterima Allah,” tukasnya.

Dilain sisi untuk menyemarakan hari raya idul ‘adha para santri mengikuti malam takbiran antar kamar dan dengan bimbingan wali kamar.

lomba memasak kampus putri

Pada pagi harinya setelah sholat ied di masjid jami’ Darunnajah Cipining para santriwan dan santriwati mengadakan perlombaan, santriwan lomba untuk membuat Mading Majalah Dinding dan untuk santriwati lomba memasak, menghias kamar pengantin dan model busana islami.blank

suasana para dewan guru bekerja

Adapun untuk guru guru diamanatkan untuk menjadi panitia qurban dengan bagian bagiannya antara lain humas, penggalian dana, perawatan hewan qurban,penyembelihan dan distributor daging.acara penyembelihan kurban dimulai pada pukul 09.00 WIB sampai 17.00 WIB dengan perincian  hewan yang msuk pada tahun ini sebagai berikut:

Kambing         : 60 Ekor

Sapi                 : 1 Ekor

Dan pada sore hari panitia mendistributorkan pada para muzakki dengan perincian muzakki:

Jompo                                :   70    Muzakki

Karyawan                          : 130    Muzakki

Guru keluarga                 :   38    Muzakki

Tetangga pesantren      :   40    Muzakki

Jumlah                             278    Muzakki

Alhamdulillah hewan qurban tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya di karenakan tingkat kesadaran dan keinginan untuk meningkatkan ketaqwaan sangatlah besar. Dan alhamdulillah juga seluruh daging qurban pada tahun ini di Pondok Pesantren Darunnajah telah tersalurkan kepada Muzakki yang berhak menerimanya. Untuk kedepannya mari bersama berharap dan berdoa mudah-mudahan apa yang kita lakukan dan amalkan dapat meningkat dari segi kebaikan. (WARDAN/AddNine)

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
TK Darunnajah Jakarta

Pentingnya Ilmu

Ilmu adalah cahaya yang menyinari disaat gelap menerpa. begitu pentingnya ilmu sampai ungkapan sahabat yang mengatakan ” JIka kamu menginginkan kebahagian dunia tuntulah ilmu, jika