Di bulan Rabi’ul Awwal, bulan dimana Nabi Muhammad SAW dilahirkan kemuka bumi ini. Karena itu juga bulan ini sering disebut dengan bulan maulid atau maulud. Banyak negeri kaum muslimin yang memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad saw, tak terkecuali di negara kita  Indonesia.

Sejarah perayaan maulid Nabi Muhammad saw. dimulai sejak zaman kekhalifahan Fatimid (keturunan dari Fatimah Az-Zahrah, putri Nabi Muhammad SAW). Shalahuddin Al Ayyubi (1137 M – 1193 M), panglima perang waktu itu, mengusulkan kepada khalifah agar mengadakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. Tujuannya untuk mengembalikan semangat juang kaum muslimin dalam perjuangan membebaskan Masjid Al-Aqsha di Palestina dari cengkraman kaum Salibis. Hasilnya? Semangat jihad umat Islam menggelora.

Di tahun 1187 M, Shalahuddin sendiri yang membawa pasukannya masuk kota Yerusalem dan membebaskan Al-Aqsha dari cengkraman musuh-musuh Allah SWT, itulah sejarah awal mula peringatan maulid nabi.

Begitu pula dengan santri-santri Darunnajah Cipining Bogor pada hari kamis (9/2) , dengan memperingati lahirnya nabi Muhammad SAW dan mengenang para sahabat yang memperingati lahirnya Rosul dengan semangat juang. Santri-santri Darunnajah  tidak perang dengan senjata tetapi perang dengan ilmu agama.

Acara ini dimulai pukul 10.00 WIB diawali ceramah oleh Ust.Deni Rusman dengan tema ”Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW” dan dilanjutkan perlombaan-perlombaan islam antar kelas antara lain :

  • Kreasi Sampul Al-Qur’an
  • MTQ
  • Puisi Berantai
  • Hafalan Do’a
  • Hafalan Surat Pendek
  • LCC (Pa)
  • Adzan (Pa)

Acara ini dikoordinasi oleh santri kelas 5 untuk putra diketuai Titin Ahmad MA dan putri Siti Rohaniah SMK adapun peserta yaitu dari santri non asrama dan santri lokal. Dengan diadakannya kegiatan ini supaya dapat mengenang uswah para nabi dan uswah bagi umat islam yaitu nabi Muhammad SAW. Dan semoga dengan mengenang perjuangan beliau kita dapat menjadi insan yang muttaqin penerus tongkat estafet beliau. (WARDAN/addNine)