Satuan Karya Bhayangkara: Wadah Baru Kepramukaan Darunnajah 9 Satuan Karya Bhayangkara: Wadah Baru Kepramukaan Darunnajah 9

Satuan Karya Bhayangkara: Wadah Baru Kepramukaan Darunnajah 9

Pondok Pesantren Darunnajah 9 terus berkomitmen mengembangkan potensi santriwati tidak hanya dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga melalui kegiatan kepramukaan yang terarah dan bermakna. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Satuan Karya (Saka) Bhayangkara, yang dilaksanakan pada 24 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 41 santriwati kelas 4 dan 5 TMI, yang merupakan anggota Pramuka Penegak, baik tingkat Bantara maupun Laksana.

Satuan Karya Bhayangkara: Wadah Baru Kepramukaan Darunnajah 9
Peserta Kelas 4 TMI Satuan Karya Bhayangkara

Saka Bhayangkara merupakan satuan karya Pramuka yang berada langsung di bawah naungan Kepolisian Republik Indonesia. Kehadirannya di lingkungan Pondok Pesantren Darunnajah 9 menjadi warna baru dalam pembinaan kepramukaan, karena menawarkan keterampilan khas kepolisian yang dikemas dalam bingkai pendidikan Pramuka. Kegiatan ini menjadi wadah peminatan bagi santriwati yang memiliki ketertarikan pada kedisiplinan, kepemimpinan, serta keterampilan lapangan yang aplikatif.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pelatihan langsung dari kakak pamong Saka serta pelatih resmi dari Saka Bhayangkara. Materi yang diberikan disusun secara sistematis dan menyesuaikan dengan jenjang Pramuka Penegak. Di antara materi yang dilatihkan adalah Latihan Baris-Berbaris (LBB), tata cara apel yang benar dalam kepramukaan, pembentukan sikap disiplin, kepemimpinan, hingga pengenalan keterampilan khusus seperti berkuda, rappelling (refling), dan teknik dasar bertahan hidup.

Keunikan Saka Bhayangkara terletak pada muatan pendidikannya yang mengadopsi keterampilan dasar yang juga diajarkan di sekolah kepolisian, namun tetap disesuaikan dengan nilai-nilai dan prinsip kepramukaan. Hal ini menjadikan kegiatan ini tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk mental, karakter, serta kepekaan sosial para santriwati. Mereka dilatih untuk sigap, bertanggung jawab, bekerja sama dalam tim, serta mampu mengambil keputusan secara tepat di lapangan.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelantikan anggota Saka Bhayangkara pada 31 Januari 2026, yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Pelantikan ini menjadi simbol resmi bergabungnya para santriwati sebagai anggota Saka Bhayangkara, sekaligus menegaskan komitmen mereka untuk menjalankan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka dengan lebih sungguh-sungguh. Momen ini juga menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan rasa bangga dan kepercayaan diri para peserta.

Satuan Karya Bhayangkara: Wadah Baru Kepramukaan Darunnajah 9
Peserta Saka Bhayangkara Usai Pelantikan

Tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan Saka Bhayangkara di Pondok Pesantren Darunnajah 9 adalah untuk mengembangkan kepramukaan agar semakin maju dan variatif, serta membekali santriwati dengan wawasan yang luas dan keterampilan hidup (life skills). Melalui kegiatan ini, santriwati diharapkan mampu memahami bagaimana cara bertahan hidup di berbagai kondisi, bersikap mandiri, dan siap menghadapi tantangan di tengah masyarakat.

Dengan adanya Saka Bhayangkara, kepramukaan di Pondok Pesantren Darunnajah 9 tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga sarana pembinaan karakter yang kuat, disiplin, dan berdaya guna. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi santriwati lainnya untuk aktif, berprestasi, dan siap menjadi generasi yang tangguh, berakhlak, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara. -NA