Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining melatih mental para santri dengan diadakannya ujian lisan di setiap semester. Sabtu, 24 November 2018 seluruh santri Darunnajah 2 Cipining bergegas menuju lapangan untuk melaksanakan upacara pembukaan ujian lisan semester gasal yang berlangsung selama seminggu dan terbagi menjadi 3 pelajaran, yaitu: Bahasa arab , Bahasa inggris , ibadah amaliyah. Disetiap pelajaran dibagi menjadi 2 kloter dan setiap kloter berisi 14 orang.

Sebelum ujian berlangsung, para santri yang di uji pada hari itu mempersiapkan mental dan diri masing-masing untuk memasuki ruang ujian, dengan tertib menunggu giliran nama yang dipanggil oleh penguji. Perasaan yang bercampur aduk antara gugup, takut, gelisah turut hadir pada diri para santri saat menunggu namanya dipersilahkan masuk.
Didalam santri mendapat pertanyaan yang berbeda-beda dari 4 penguji yang ada, yang terdiri dari 2 ustadz/ah dan 2 santri akhir kelas 6 TMI. Menjawab dengan kemampuan masing-masing dan keluar dengan beraneka ragam perasaan, diantara mereka ada yang puas dengan jawabannya dan ada pula yang menyesal karena tidak dapat menjawab pertanyaan, itu semua kembali kepada persiapan mereka saat belajar untuk menghadapi ujian.
Bagi santri yang tidak di uji pada hari itu, di arahkan untuk belajar di masjid dan sekitarnya dengan pengawasan santri akhir kelas 6 TMI, selain itu suasana ujian di hiasi dengan para santri yang membawa dan membaca buku kemananpun dan kapanpun mereka pergi itu sebagai penerapan “Khoiru Jaliisin Fii Zamaani Kitaabun” yang selalu ditanamkan Ka. Biro Pendidikan, Ust. Ridha Makky kepada para santrinya. (WARDAN/Karya Santri: Ainarisya)