Santri Selesaikan Ujian Lisan Arab dan Inggris

Ujian lisan di pesantren Darunnajah Cipining untuk akhir semester ganjil (I) telah selesai dilaksanakan selama 1 pekan (26 Nopember s.d. 1 Desember 2011). “Alhamdulillah, ujian lisan sudah selesai kita laksanakan dengan lancar sesuai jadwal yang kita agendakan” ungkap ketua panitia ujian, Ustadz Husnul Mubarok, kepada warta Darunnajah Cipining usai melaksanakan sholat Isya berjamaah di masjid Jami’, Kamis (1/12).

Masih menurut keterangan Ustadz Husnul, sebanyak + 1.126 santri tercatat sebagai peserta ujian. Mereka berhak mengikuti ujian setelah menyelesaikan kewajiban masing-masing seperti menyetorkan hapalan ibadah amaliah dan telah melunasi administrasi keuangan. Diharapkan, dengan selesainya syarat-syarat tersebut, para santri dapat mempersiapkan materi ujian dengan tenang dan konsentrasi.

Untuk santri berasrama, ujian lisan ini terbagi menjadi 2 tahap, tahapan pertama yaitu bahasa Arab dan keduanya bahasa Inggris. Masing-masing tahapan dilaksanakan dalam 3 hari. Untuk materi bahasa Arab seperti Mutholaah, Mahfudzot, Muhadatsah, Mufrodat, Tarjamah, dll. Sedangkan materi bahasa Inggris, diharapkan kemampuan santri dalam berbahasa Inggris berkualitas sehingga materi ujian lisanpun dititikberatkan seputar conversation, reading, grammar, serta penguasaan vocabularies sekaligus penggunaannya dalam kalimat. Kemampuan santri dalam menterjemahkan juga dinilai pada materi translate.

Sementara itu, santri nonasrama justru melaksanakan ujian lisan dalam 3 tahapan, yakni bahasa Arab, bahasa Inggris, dan Ibam (Ibadah Amaliah), namun 3 tahapan tersebut berimbang dengan santri berasrama.  Ketiga tahapan itu masing-masing dilakukan selama 2 hari. Ujian bahasa Arab dan Inggris guna mendukung kemampuan mereka dalam berbahasa asing. Sedangkan Ibam untuk mengontrol penguasaan dan kontinuitas ibadah santri yang memang tinggal di rumah masing-masing.

Dengan berakhirnya para santri dari ujian lisan ini, selanjutnya mereka akan menghadapi ujian tulis yang menurut agenda panitia diagendakan selama 2 pekan ke depan. “InsyaAllah, besok Sabtu (3/12) akan dibuka secara resmi ujian tulis semester pertama. Semoga besok tidak ada halangan apapun, sehingga berjalan sesuai harapan. Amin” jelas Ustadz Husnul.

Menghadapi ujian-ujian ini, pesantren juga telah mengkondisikan para santri agar dapat belajar dengan baik dan terkontrol. Belajar mereka dipusatkan di dalam masjid masing-masing asrama yang diawasi dan dibimbing oleh para guru secara terjadwal. Waktu belajar dialokasikan selepas sholat Shubuh, Ashar dan Isya. (Wardan/Billah)