Pesantren Darunnajah 2 Cipining kembali mengharumkan namanya di kancah nasional dengan meraih gelar juara umum dalam ajang Lomba Perkemahan Pramuka Penggalang dan Penegak (LP3) GAGAK-18. Kegiatan bergengsi ini diselenggarakan Pesantren Darul Muttaqien pada 27-29 Januari 2025 dan diikuti 42 regu dari 32 pesantren se-Indonesia.

LP3 GAGAK-18 mengusung tema “KEMBARA: Kembangkan Potensi Diri, Mulai Beraksi Bersama Pramuka.” Tema ini mencerminkan semangat pembinaan karakter dan pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan kepramukaan yang mendidik. Peserta berasal dari tingkat penggalang dan penegak, yaitu santri kelas 1-5 TMI.
Pesantren Darunnajah 2 Cipining menunjukkan performa luar biasa dalam berbagai cabang lomba. Di kategori penggalang, santri berhasil meraih juara pertama dalam enam cabang sekaligus: P3K, Lukis Wajah, Kaligrafi Naskah, Logo Maskot, Nasyid, dan MSQ. Di tingkat penegak, tim juga mencatat prestasi gemilang dengan menjuarai cabang Parsel, Nasyid, dan Pidato Bahasa Inggris.
Hasil akhir menunjukkan Pesantren Darunnajah 2 Cipining keluar sebagai juara satu kategori penggalang, mengungguli Panther Team dan Pondok Pesantren Al Mizan. Posisi harapan diraih PPM Ar Ridho Sentul Bogor, Zorro Team, dan PP Darussalam Koposari Cileungsi.
Untuk kategori penegak, juara satu diraih Passdam 1, disusul Pondok Pesantren Al Mizan Banten, dan Pesantren Darunnajah 2 Cipining menempati posisi ketiga. Posisi harapan diraih PP Daarul Ulum Ludo Bogor, Spinx Team, dan PP Al Kahfi Bogor.
Dengan perolehan nilai tertinggi secara keseluruhan, Pesantren Darunnajah 2 Cipining dinobatkan sebagai Juara Umum LP3 GAGAK-18. Capaian ini disambut penuh syukur dan kebanggaan oleh seluruh keluarga besar pesantren.
Salah satu pembina menyampaikan bahwa kemenangan ini merupakan buah dari kerja keras, semangat, dan dedikasi para santri yang telah berlatih dengan gigih meskipun waktu persiapan cukup singkat karena berdekatan dengan masa liburan.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan kepramukaan sebagai sarana efektif untuk membentuk karakter, kepemimpinan, dan keterampilan sosial santri yang akan menjadi bekal berharga dalam kehidupan mereka di masa depan. Proses seleksi peserta dilakukan secara ketat. Panitia internal memilih anggota terbaik dari masing-masing regu atau Duta Pramuka untuk mewakili pesantren dalam kompetisi ini. Seluruh lomba dinilai berdasarkan akumulasi poin dari setiap aspek kompetisi, mulai dari teknik, kreativitas, kekompakan, hingga kedisiplinan.
Acara penutupan dihadiri langsung oleh pimpinan Pesantren Darul Muttaqien yang memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas semangat dan sportivitas mereka selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan LP3 GAGAK-18 ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari pembinaan nasional di lingkungan pesantren.
Kemenangan ini bukan hanya soal piala atau gelar juara, melainkan simbol dari keberhasilan pesantren dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab kepada para santrinya. Melalui kegiatan seperti ini, para santri mendapatkan pengalaman berharga dalam mengembangkan jiwa kepemimpinan, solidaritas tim, serta kreativitas yang akan membentuk mereka menjadi generasi yang tangguh, mandiri, dan berakhlak mulia.
