Santri sebetulnya tidak melulu identik dengan kitab kuning dan tulisan-tulisan yang berbau arab.. Darunnajah misalnya, sebagai pesantren modern upaya pembinaan dan penataan terus dikembangkan dengan melakukan pembaharuan pada substansi pendidikan, metodologi, pengembangan sarana dan prasarana serta perluasan fungsi pesantren dari pengembangan pendidikan sampai pengembangan social dan ekonomi.
Santri putri Darunnajah belum lama ini dalam rangka mengasah dan melatih kecerdasan, mengikuti lomba MIPA dan Storytelling tingka SMP yang diadakan oleh SMA 20. Peserta Darunnajah yang ikut dalam lomba tersebut diantaranya Hamsah, Qonita, Madinatul Munawwaroh, Tiara, Laela Setiawati dan Qodrina Sufi.
Dari sekian peserta, Madinatul Munawwaroh santri kelas 3 E mendapat juara 2 dalam bidang MIPA dan storytelling juara 3 dan mendapat hadiah berupa piala, piagam, sertifikat dan voucher senilai Rp. 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah). (Suwaryo Ngatmusuwito)