Senin, 16 Februari 2026, Pondok Pesantren Darunnajah mengadakan kegiatan Tarhib Ramadhan yang berlangsung pukul 20.15 hingga 21.32. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan umat Islam dalam menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh kesiapan lahir dan batin. Acara ini dihadiri oleh beberapa tamu, yaitu K.H. Busthomi Ibrohim, M.Ag., Ph.D., Ketua Yayasan Darunnajah, Syaikh Ubaid Mabruk Ramadan Ibrahim, Delegasi Al-Azhar Asy-Syarif Mesir untuk Pondok Pesantren Darunnajah, serta K.H. Hasyim Sya’ban, S.Pd.I., Pengawas Yayasan Darunnajah.
Tarhib Ramadhan memiliki berbagai tujuan utama. Salah satunya adalah untuk meningkatkan kualitas ibadah umat Islam, memotivasi agar lebih siap secara fisik, mental, dan spiritual dalam menjalankan puasa dan ibadah lainnya. Selain itu, acara ini bertujuan untuk mempererat ikatan sosial antar sesama umat Islam, berbagi semangat dan kekuatan untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadhan. Di dalamnya juga terdapat pemahaman agama melalui ceramah yang memperdalam pengetahuan tentang makna bulan Ramadhan.

Melalui Tarhib Ramadhan, umat Islam diingatkan untuk meningkatkan amal ibadah, seperti berdoa, memperbanyak sedekah, dan menjalani hidup lebih baik di bulan suci ini. Sebagai tambahan, acara ini menghidupkan tradisi Islam yang baik, seperti meningkatkan aktivitas keagamaan di masjid. Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan Tim Hadroh yang menambah suasana penuh semangat.
Syaikh Ubaid dalam ceramahnya mengingatkan pentingnya cinta kepada Allah, terutama bagi mereka yang berpuasa dan beramal di bulan Ramadhan. Beliau menjelaskan, “Kamu mencintai itu tidak penting, tapi yang penting itu adalah kamu dicintai oleh Allah.” Cinta Allah adalah nikmat yang luar biasa dan hanya diberikan kepada orang-orang yang bertaqwa dan berpuasa.”

Ustadz Hasyim Sya’ban menutup acara dengan doa yang mengharapkan agar seluruh umat Islam dipersiapkan untuk menyambut Ramadhan dengan penuh keberkahan. Dengan berbagai kegiatan ini, diharapkan umat Islam dapat menjalani bulan Ramadhan dengan penuh semangat, ketakwaan, dan amalan yang maksimal.




