Kegiatan pramuka adalah salah satu media pendidikan yang mendapatkan prioritas dalam dharma bakti IKPM. Di sisi lain kegiatan pramuka merupakan agenda ekstra kurikuler utama di beberapa pesantren di Indonesia. Pramuka telah menjadi sarana efektif untuk menumbuh kembangkan kreatifitas para santri sebagai bekal membina kehidupan masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren kelak. Begitu pentingnya fungsi pendidikan yang dikandung dalam kegiatan pramuka maka agenda ini mendapatkan perhatian serius dan intens oleh Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor.

Berangkat dari pemikiran di atas, maka IKPM Sumatera Baratmengagendakan sebuah kegiatan yang bernama Minangkabau International Scout Camp II (MISC).

Kegiatan ini didesain sebagai media penumbuhan semangat persaudaraan di tengah berbagai macam perbedaan. Bertujuan untuk mempertemukan anak-anak muda dari berbagai suku dan bangsa dari seluruh dunia agar bisa saling menyapa dan menyadari bahwa perdamaian adalah impian bersama yang harus diperjuangkan bersama.

MISC tahun 2018 merupakan kelanjutan dari Minangkabau International Scout Camp I (MISC I) yang diadakan tahun 2015. MISC I dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat dihadapan Deputi Kementerian Pariwisata RI, Kwarnas, Biro Bintal TNI AD, Danrem Wirabraja, Forkopimda dan seluruh kontingen. MISC I diikuti oleh peserta sebanyak 1329 orang yang berasal dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Lombok serta kontingen dari Malaysia. Kegiatan yang menghadirkan generasi muda se-Indonesia dan negara sahabat diisi dengan berbagai agenda yaitu, kepramukaan, pagelaran seni budaya, wisata dan kegiatan sosial-budaya lainnya.

Santri Darunnajah Antusias Ikuti Minangkabau International Scout Camp

Santri Darunnajah Antusias Ikuti Minangkabau International Scout Camp

Adapun Visi dari kegiatan ini adalah “Menuju Persaudaraan Global untuk Kemanusiaan”, sedangkan Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah sebagai berikut;

1. Memupuk semangat kemitraan, persaudaraan dan perdamaian antar peserta;
2. Mengenal budaya masing-masing kontingen;
3. Mengenal kehidupan social dan kekayaan alam Minangkabau;
4. Menambah wawasan peserta dan official.

Yang dimulai pada Hari Senin, 12 Nopember 2018 sampai dengan Hari Senin, 19 Nopember 2018 bertempat di Bumi Perkemahan Istano Basa Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Peserta Minangkabau International Scout Camp II 2018 sekitar 1250 orang yang terdiri dari:
1. 800 Peserta Kontingen Pondok Pesantren/Madrasah/Sekolah se- Indonesia;
2. 200 Peserta Kontingen Undangan Luar Negeri;
3. 250 panitia dari Pembina pendamping, serta panitia.

“Brotherhood in Diversity” merupakan Motto kegiatan Minangkabau International Scout Camp II

Minangkabau International Scout Camp II tahun 2018 ini dilaksanakan dalam kegiatan harian dengan satuan terpisah, serta digelar dalam “Total Out Door Method”. Bentuk materi kegiatan:
1. Scout and Jolly game;
2. Rescue dan Tanggap Bencana;
3. Jelajah Alam dan Outbond;
4. Tourisme dan Wisata;
5. Pentas Seni Budaya;
6. Seminar dan Workshop (Bagi Pembina Pramuka).

(DN.COM/almas_khalishah)