Kalian sering lihat para petani bercocok tanam menggunakan tanah dan lahan yang sangat luas kan?

Bahkan banyak sekali aneka tanaman yang ditanam disana. Mulai dari tanaman yang memiliki waktu panen yang cepat maupun lama.

Namun, bagaimana dengan keadaan alam yang mulai terkikis lahannya akibat pembangunan proyek-proyek ataupun pembuatan jalan tol?

Bagaimana nasib para petani? Apakah mereka masih bisa melanjutkan budidaya tanaman mareka dengan lancar?

Tentu saja mereka sangat rugi dan sedih karena sudah kehilangan lahan untuk proses melanjutkan hidup mereka.

Tetapi, jangan khawatir bapak dan ibu petani… Kami santri Darunnajah 2 Cipining memberikan solusi untuk para petani Indonesia.

Cara yang bisa digunakan adalah dengan menggunakan Tehnik Hidroponik. Apa itu hidroponik?

Tanaman Kangkung

Tanaman Kangkung

Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman.

Kebutuhan air pada tanaman hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah.

Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air terbatas.

Mari kita simak cara-cara membuat tanaman hidropinik

Menyiapkan paralon yang diberikan lubang sebagai tempat tanaman

Paralon untuk Hidroponik

Paralon untuk Hidroponik

Pada tahap pertama, pastikan anda sudah menyiapkan bahan-bahan untuk membuat hidroponik vertikal dengan paralon yang akan menerapkan sistem NFT (Nutrient Film Technique).

Ini adalah suatu metode budidaya tanaman dengan akar tanaman tumbuh pada lapisan nutrisi yang dangkal dan tersirkulasi sehingga tanaman dapat memperoleh cukup air, nutrisi dan oksigen.

Bahan-bahan dan alat yang diperlukan antara lain paralon berukuran 3 inchi, alat bor listrik, penyambung paralon, penutup paralon, lem paralon, gergaji pemotong paralon, selang, pompa aquarium, solder, media tanam hidroponik, benih tanaman, dan wadah tanam dari gelas plastik.

Semua bahan tersebut akan diolah dengan bantuan alat yang juga telah disediakan, seperti paralon yang akan dipotong dan dibuat lubang.

Kemudian paralon tersebut pada satu sisi harus ditutup dengan penutup paralon dan sisi satunya lagi diberi sambungan paralon agar membentuk jalur air yang mengarah ke paralon lain.

Penyemaian Benih Tanaman Dalam Busa

Penanaman Bibit

Penanaman Bibit

Media tanam yang bisa dipakai di dalam cara membuat hidroponik menggunakan paralon ini bukan hanya satu, tapi lebih baik Anda gunakan busa saja dikarenakan mampu menyerap air lebih lama.

Ambil beberapa buah busa seperti busa sofa atau kasur yang sudah tidak terpakai, itulah yang sering dilakukan oleh santri Darunnajah.

Lalu potong kotak ukuran sedang atau disesuaikan dengan ukuran gelas (tempat untuk menanam). Pastikan busa tersebut bisa masuk ke dalam gelas plastik.

Langkah berikutnya, Anda selipkan benih tanaman ke dalam busa. Anda bisa menanam beberapa jenis tanaman sekaligus.

Setelah benih sudah disisipkan ke dalam busa, selanjutnya langsung saja Anda masukkan potongan busa yang telah berisikan bibit tanaman ke dalam gelas plastik.

Masing-masing gelas dimasukkan satu busa saja

Selamat mencoba…

Keberhasilan para santri dalam menciptakan tanaman hidroponik sudah dibuktikan melalui hasil panen mereka yang menghasilkan tanaman kangkung segar.

Hidroponik

Hidroponik

Ustadz Prasda Eka Dharma adalah salah satu guru yang sangat tekun dalam mengajarkan para santri untuk membudidaya tanaman menggunakan teknik hidroponik tersebut.

Selain itu beliau juga telah menggerakan para santri untuk bercocok tanam serta memanfaatkan lahan pesantren yang sangat luas dan subur itu.

Sudah banyak tanaman yang dihasilkan, bahkan tanaman tersebut juga sudah sampai ke dapur pesantren, sehingga seluruh santri dapat menikmati hasil tanaman santri dengan sangat nikmat.

Tentunya dengan olahan menu yang telah diracik dengan sedemikian rupa.

Pesantren Darunnajah 2 Cipining juga mendapatkan kesyukuran yang sangat besar melalui salah satu alumni yang bernama Mba Dini Mardiyah (panggilan akrabnya).

Mba Dini Mardiyah

Mba Dini Mardiyah

Beliau adalah salah satu alumni Pesantren Darunnajah 2 Cipining angkatan Ke-7 yang berhasil mencetuskan usaha hidroponik dirumahnya.

Beliau juga berkesempatan mengisi seminar Tanaman Hidroponk dalam acara PIKSA (Pekan Ilmiah dan Ketrampilan Santri) pada Kamis, 07 Maret 2019 lalu.

Jadi, dengan hadirnya beliau, para santri kembali diberikan banyak nutrisi ilmu pengetahuan mengenai tanaman hidroponik. (WARDAN/Mbafer)