Santri Bersiap Hadapi Ujian Kenaikan Tingkat

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Pengurus SBDC (Seni Bela Diri Darunnajah Cipining) akan menyelenggarakan kegiatan berupa UKT (Ujian Kenaikan Tingkat) untuk para santri. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh penanggung jawab kegiatan, Ustadz Hamdani dan Ustadz Khaerul Umam, S.Kom pada rapat kerja biro BP3S (Biro Pramuka dan Pengembangan Prestasi Santri, Selasa (19/4) kemarin.

UKT ini akan dilaksanakan pada tanggal 25 s.d 28 April mendatang. Namun sebelum UKT diresmikan, pada hari ini (Rabu/20/4), geliat kegiatan silat mulai tampak, yaitu berupa pemadatan dan pemantapan. “Dari tanggal 20 ini hingga 25 nanti memang kegiatan UKT sudah dilaksanakan, yaitu berupa pemanasan, penguatan mental, dan pemadatan jurus-jurus. Diharapkan setelah pembukaan secara resmi nanti pada tanggal 25, UKT bisa langsung dimulai dengan pengambilan nilai-nilai” ujar Ustadz Hamdani.

Senada dengan itu, Ustadz Umam mengatakan bahwa penguasaan terhadap jurus-jurus tersebut sangat penting karena itu materi utama UKT. Meskipun selain itu, hal-hal terkait pengetahuan secara teori juga nanti akan diadakan dan diujikan. Termasuk ujian yang diharapkan adalah ujian mental para pesilat. “Jangan sampe kita sebagai pesilat ini memiliki mental yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Kita adakan nanti ujian mental, biar pesilat kita benar-benar pilih tanding” paparnya.

Penanggung jawab kegiatan menekankan bahwa kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh santri. Bahkan tahun ini, peserta akan melibatkan siswa MTs-SMP kelas VII dan VIII serta kelas MA-SMK kelas X. Sedangkan kepanitian dipegang oleh kelas XI MA.

Kegiatan UKT dilaksanakan seiring dengan dilaksanakannya kegiatn UN MTs-SMP. UKT merupakan kegiatan pengalihan yang diharapkan bermanfaat. Alasan lainnya adalah untuk pemanfaatn waktu yang ada karena padatnya kegiatan yang ada di pesantren.

Silat merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh santri putra, selain pramuka dan muhadloroh (latihan pidato). Ketiganya memiliki tendensi masing-masing yang diharapkan dapat melengkapi kompetensi santri dalam belajar di pesantren. Silat yang berda di pesantren Darunnajah Cipining terbentuk dalam kesatuan organisasi bernama SBDC (Seni Beladiri Darunnajah Cipining). Kegiatan ini dilakukan secara mandiri karena di kelas XI para santri telah mendapatkan sertifikat pelatih setelah mengikuti  TOT.

Tendensi utama dari diadakannya silat adalah sebagai pembentukan kekuatan pribadi santri, memiliki mental juara, dan kesehatan. Oleh karenanya, upaya pendidikan silat di pesantren dilakukan dari generasi ke generasi. Alokasi waktu kegiatan latihan silat ini adalah setiap hari Jum’at pagi. Alhamdulillah, hingga saat ini, SBDC telah melahirkan pesilat-pesilat yang telah berprestasi, tidak saja pada level kabupaten/kota, namun telah merambah Asia. (Wardan/Billah)

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
TK Darunnajah Jakarta

Pentingnya Ilmu

Ilmu adalah cahaya yang menyinari disaat gelap menerpa. begitu pentingnya ilmu sampai ungkapan sahabat yang mengatakan ” JIka kamu menginginkan kebahagian dunia tuntulah ilmu, jika