Setelah santri baru berhasil tinggal di Pesantren Darunnajah 2 Cipining selama kurang lebih 1 bulannya, kini mereka mulai terbiasa dengan berbagai aturan dan juga mengikuti aneka kegiatan yang telah disediakan oleh Pengurus OSDC maupun Koordinator di Pesantren.
Tak hanya itu selain mereka dibiasakan dengan berbagai aturan atau disiplin, mereka juga ditempa dan diberikan banyak kesempatan dan pembelajaran dalam pendalaman bahasa asing yakni Bahasa Arab dan Bahasa Inggris diantaranya melalui kegiatan Mufrodats (pemberian kosa kata) setiap harinya dan juga Muhadatsah (percakapan) menggunakan bahasa yang dilaksanakan di setiap minggunya tepatnya pada hari Jum’at pagi.
Beberapa kebiasaan malas hingga karakter manja tentu terkikis habis di pesantren, pasalnya para santri khususnya anak baru harus membiasakan diri untuk serba sabar dan mengantri. Karna pesantren sendiri tidak hanya mengajarkan ilmu-ilmu exact namun juga nilai-nilai kehidupan dianataranya untuk bisa adil, mandiri dan bertanggung jawab.
Uniknya, para santri harus belajar mengantri baik dalam hal mengambil nasi, jajan di kantin, mandi dan masih banyak lagi. Hal ini tentu menjadi tantangan dan keseruan tersendiri bagi mereka. Tak salah jika ketika mereka akan mulai beradaptasi akan ada sedikit tangisan dan keluhan biasa yang nantinya akan membiasakan para antri bahkan membudayakan santri baru untuk dapat menjalani kehidupan di pesantren dengan baik dan gembira.
(WARDAN/Annnisa)