Inget gak kapan terakhir kali kamu me time? Menghabiskan waktu untuk diri sendiri, tanpa gangguan, tanpa hp. Hanya mengistirahatkan diri kita dari kebisingan dunia. Kapan yaa? Apa jangan-jangan enggak pernah?
Kalo enggak pernah berarti kalian harus mulai meluangkan waktu kalian buat ngasih ruang buat diri kalian. Karena kalo selalu mengikuti arus dunia tanpa mendengar suara hati kecil kita, kita bisa kehilangan jati diri kita yang sebenarnya loh. Terkadang kita ingin menepis suara hati kecil kita padahal dia lah yang paling mengenal siapa kita.
Pernah gak sih kalian ngerasain kalo kita harus ngikutin setiap tren yang ada. Harus pake style ini, harus ke tempat itu, harus begini, harus begitu, sehingga gak ‘ketinggalan zaman’.
Nah, efeknya bisa fatal banget loh ke kita.
Kita bisa aja bingung sama diri sendiri dan cuman ikut-ikutan apa kata orang lain. Padahal sebenarnya kita udah capek.
Kita bisa aja bener-bener ngelupain “aku tuh siapa?” yang sebenarnya. Nah, mendengarkan hati kecil tuh ibarat rem dan kompas hidup kita. Saat orang-orang bilangnya “A”, hati kecil kita akan jujur bisikin “A” tuh beneran baik atau buruk buat kita.
Enggak selamanya kita harus ngikutin tren terkini hanya untuk mendapatkan perhatian orang lain tapi diri kita enggak nyaman. Makanya tadi aku bilang bahwa sekali-kali bawa diri kamu jalan-jalan ke tempat yang kamu mau, makan dan minum sesuai selera kamu sampai ke tempat yang sebenarnya kamu suka. Dengan itu kita jadi tahu “apa yang aku suka”.
Menjadi beda dari yang lain itu sama sekali gak dosa, kok. Justru, berani memilih yang bikin kamu nyaman adalah bentuk rasa sayang paling tulus ke diri sendiri.
Jadi, mulai sekarang kalau ada tren baru atau omongan orang tentang kamu, tanya dulu ke hati kecil kamu “kalo aku kayak gini pantes gak ya?” atau “Aku suka atau enggak?”. Karena enggak ada salahnya buat menolak. Jadi, dengerin baik-baik jawabannya. Jangan sampai menghilangkan jati diri kita yang sebenarnya cuma untuk mendapatkan perhatian orang lain. Karena hidup ini milik kita sendiri bukan milik mereka.
