Meski hari Rabu (11/8/2010) adalah hari pertama pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan 1431 H, namun agenda kegiatan di pesantren Darunnajah Cipining tetap berjalan sebagaiamana biasanya. Bahkan  pada beberapa kegiatan mengalami aktivitas progresif.

Sebagaimana halnya yang terjadi di gedung aula, agenda yang dilaksanakan adalah rapat kerja melanjutkan agenda rapat kerja pengurus dan guru pesantren Darunnajah Cipining yang sempat tertunda dari pekan sebelumnya. Kegiatan yang diipimpin langsung oleh pimpinan pesantren KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc. ini dimulai selepas shalat Dzuhur berjamaah.

Rapat kali ini, konsentrasi pembahasan terbatas pada pendidikan dan pengajaran secara informal. Dalam hal ini, Biro Pendidikan yang dipimpin oleh Ustadz Muhamad Mufti Abdul wakil, S.Pd.I. diagendalkan dapat diselesaikan dalam setengah hari secara tuntas.

Sebagai kata pembuka dari pimpinan pesantren, beliau kembali mengkritisi tentang kondisi pesantren yang terletak dalam posisi kurang menguntungkan disebabkan keadaan jalan yang kurang baik. Namun beliau mengingatkan, bahwa konsentrasi pesantren bukan pada akses jalan, namun pada kualitas dan optimalisasi pembinaan santri sebaik-baiknya, salah satuya adalah pendidikan yang baik.

Unity Is Power

Unity Is Power

Kemudian beliau juga menghimbau kepada seluruh peserta rapat agar dapat mengkritisi program kerja dan melihat segala sisi meliputi proses pendidikan dan pengajaran, baik dari lembaga terendah yaitu RA/TK hingga lembaga pendidikan tingkat atas yaitu MA dan SMK. “Saya berharap, setiap peserta rapat ini peduli dengan kemajuan Darunnajah Cipining ini. Oleh karena itu, melalui pembahasan rapat kerja biro pendidikan ini, saya inginkan agar semuanya memberikan saran, usul, dan kontribusi pemikirannya.”

Dengan didampingi kepala-kepala sekolah dan madrasah, kepala biro pendidikan, Ustadz Mufti mengambil peran mengawali pembahasan. Merujuk hasil rapat intern biro pendidikan yang telah dilakukan sebelumnya, beliau memberikan jawaban atas masukan yang telah disampaikan tertulis pada kegiatan rapat evaluasi di puncak awal Juli lalu. Kemudian beberapa kebijakan dari hasil mufakat beliau sosialisasikan.

Sebagaimana pada rapat sebelumnya, hujan usulan dan kontribusi pemikiran kembali terjadi. Meskipun pada awalnya kegiatan ini tampak sepi, namun seiring dengan bergulirnya waktu, peserta tidak mampu menahan untuk memberikan aspirasi mereka. Maka, kontan saja, kegiatan rapat berakhir hingga menjelang berbuka puasa.

Dengan usainya pembahasan pada biro pendidikan, maka telah 3 biro yang selesai dibahas. Dengan begitu, masih ada 6 biro lagi yang menunggu. Menurut jadwal, insya Allah akan dirapatkan pada hari Jumat lusa (13/8/2010). (Wardan/Billah)