Quantum Teaching Kepemimpinan Ala Darunnajah - 4 Quantum Teaching Kepemimpinan Ala Darunnajah - 4

Quantum Teaching Kepemimpinan Ala Darunnajah

Quantum teaching Kepemimpinan ala Darunnajah

Organisasi yang baik memiliki struktural yang baik pula, juga kerja sama antar anggota yang solid. Seorang pemimpin harus memiliki kader untuk melanjutkan perjuangannya.

Di darunnajah semua aspek kegiatan yang berlangsung, di design untuk membuat lingkungan yang mendidik para santrinya. Salah satunya quantum teaching yang membangun jiwa kepemimpinan santri.

Setiap kegiatan dari bangun tidur, shalat, makan, mengaji dan ekstrakulikuler adalah santri yang mengatur ritmenya, tentu dibawah bimbingan para guru-guru.

Ya namanya OSDN (organisasi Santri Darunnnajah) kalau di luar sama halnya dengan OSIS.

Quantum teaching Kepemimpinan ala Darunnajah

Kelas 5 TMI atau setara dengan kelas 2 SMA sudah diamanahi untuk me manage perputaran rangkaian kegiatan seluruh santri yang kurang lebih 2000 santri putri dan 2000 santri putra. Selama 24 jam non stop.

Ini bertujuan untuk menumbahkan rasa memiliki dan tanggung jawab di dalam jiwa para santri tersebut.

Quantum teaching Kepemimpinan ala Darunnajah

Dalam rangkaian pemilihan ketua serta anggota organisasi banyak langkag yg harus dilakukan. Sama halnya dengan pemilu. Presentase visi dan misi para calon pemimpin, voting suara dari setiap kontingen, dipilih sepuluh besar ,kemudian di saring lagi menjadi 5 besar. Setelah itu ada fit and proper test, dilanjutkan debat kandidat untuk tiga calon ketua organisasi yang terpilih. Setelah itu pemungutan suara dari seluruh warga pesantren darunnajah. Dan terakhir pelantikan secara kesulurahan.

Quantum teaching Kepemimpinan ala Darunnajah

Terlihat sangat khidmat dan penuh dengan kesungguhan dalam menjalankannya rangkaian pembentukan Organisasi tersebut.

Organisasi Santri Darunnajah bertugas selama satu tahun, dan akan dilanjutkan dengan adik kelasnya kelak. Tentu banyak rintangan yang mereka harus hadapi, belajar bagaimana mengurus umat walaupun tidak di gaji sekalipun, disamping itu harus tetap fokus belajar dikelas yang pelajarannya masya Allah seabreg-abreg.

Tapi disitulah letak proses pembelajarannya. Semoga dengan rangkaian pembelajaran dan pendidikan ini darunnajah bisa mencetak kader-kader umat yanh mutafaqih fii ddin dan munzirul qaum.

(DN.COM/iffa)