Menjadi juara 1 di cabang lomba pidato bahasa Arab pada Porseni MTs tingkat kabupaten akhir November 2010 lalu, telah membuat Puhi bangga. “Ini adalah perjuangan yang sangat panjang. Dimulai dari bertarung di Leuwi Liang tingkat Komisariat, lalu tingkat KKM di Babakan Sirna. Trus terakhir di Cibinong. Tapi alhamdulllah, 3 tahap telah terlewati. Bagaimanapun juga ini harus saya syukuri. Saya sangat senang karena bisa mengharumkan nama MTs Darunnajah Cipining. Dan mohon do’anya, tanggal 28 Desember 2010 nanti saya akan kembali bertanding untuk tingkat Propinsi di Indramayu. Do’ain yah!…Semoga dapat juara..” ungkapnya penuh makna.
Nama aslinya adalah Putri Hilmi Azizah Noor. Siswi kelahiran ibu kota Jakarta 16 September 1996 lalu ini biasa dipanggil Puhi oleh teman-temannya, dan Putri oleh mama tercintanya. “Nama kecil Kaisar Cina terakhir itu yang diambil oleh sang mama. Entah dapat insprasi dari mana? Tapi katanya sih biar singkat, abis punya nama panjang banget..” tambah siswi yang mengaku pernah kaget plus senang karena mendapat peringkat 2 padahal baru masuk kelas selama 5 hari di MI Darunnajah Cipining.
Puhi kini duduk di kelas IX MTs. Anak pertama dari 4 bersaudara dari pasangan Nurohmat dan Eneng Juminah ini sangat senang dengan pelajaran yang berbau Bahasa Arab, dari mulai Nahwu, Shorof sampai Mahfudzot. Makanya, selepas belajar dari Darunnajah Cipining, Puhi berharap bisa terbang ke Negeri Para Nabi guna mendalami ilmu agama.
Tahun 2009, Puhi menjuarai lomba hapalan Juz Amma di kantor pos Indonesia daerah Jakarta Pusat. Juara 1 lomba menulis indah huruf Arab (kaligrafi) pernah diraihnya pada AGRASI ke-5 pesantren Al-Mizan tahun 2010. Di Porseka (Pekan Olah Raga, Seni dan Pramuka) ke-23 tahun 2010, ia kembali menambah daftar prestasinya. Kali ini pada cabang MSQ (Musabaqoh Syarhil Qur’an).
Mamanya yang berprofesi sebagai guru sering menasihati Puhi. Salah satu nasihat yang sangat diingatnya adalah agar ia selalu rajin dan giat belajar, selalu beriman dan bertqwa kepada Allah serta selalu berusaha pandai membawa diri dimanapun berada. Tetap optimis dalam menjalani kehidupan. Insya Allah, Allah akan tetap melindungi. Sebuah kata-kata ringan dari temannya bernama Erniyati Nur F.D. juga menambah passion belajarnya. “Sepintar-pintarnya orang pasti ada yang lebih pintar”
Bicara tentang cita-cita, siswi yang menggemari buku dan mendengarkan lagu tersebut ingin menjadi pengusaha yang sukses dan berkah dengan kekayaanya itu. Maka, sebagai pendorong semangat, ia ukir dalam hatinya sebuah motto berbunyi ‘Always become be better than all’.
Lain lagi jika ditanya soal alasannya belajar di pesantren Darunnajah Cipining. Ia telah tercatat menjadi santri sejak belajar di MI Darunnajah Cipining. “Masuk pesantren karena adek juga mau masuk pesantren. Masak adek aja bisa, saya, kakaknya ga bisa, malu donk..” ungkapnya kalem. (Wardan/Billah).