Puncak Pekan Perkenalan: Megobarkan Semangat dan Karya Seni di Poseka Puncak Pekan Perkenalan: Megobarkan Semangat dan Karya Seni di Poseka

Puncak Pekan Perkenalan: Megobarkan Semangat dan Karya Seni di Poseka

Pagi ini, di tengah cerahnya mentari hari, Darunnajah 13 mempersembahkan karya terbaik para santri dan santriwati di acara tahunan kami, Pekan Olahraga Seni dan Pramuka (Porseka). Acara yang dipanitiai oleh Pinnacle Generation 608, menghiasi pamflet dengan goresan warna-warni cat dan imajinasi, dan panggung yang megah menjadi pelengkap kemeriahan suasana Porseka tahun ini. 

Dengan semangat yang bergelora, mereka siap menampilkan aksi terbaik yang memadukan kreativitas, kekompakan, dan keindahan dalam setiap gerakannya. Hari ini adalah momen yang telah dinantikan setelah melewati proses panjang dan lelahnya latihan selama lebih dari satu bulan. 

Puncak Pekan Perkenalan: Megobarkan Semangat dan Karya Seni di Poseka

Upacara yang digelar menjadi bukti dari penanaman jiwa kedisiplinan para santri sekaligus penanda diresmikannya acara Porseka. Lapangan ini menjadi tempat kita menyatukan jiwa dan pengorbanan bersama. Bersatunya niat dengan motivasi dan visi menjadi kunci kesuksesan acara ini.

Perkenalan singkat juga dilakukan kepada perwakilan Darunnajah pusat dan cabang saat prosesi inspeksi barisan dilakukan. Perkembangan pondok dengan diresmikannya unit usaha baru berupa laundry menjadi bentuk peningkatan pencapaian yang patut disyukuri bersama.

Puncak Pekan Perkenalan: Megobarkan Semangat dan Karya Seni di Poseka

Berbagai atraksi ditampilkan oleh para santri dan santriwati dengan penuh semangat. Grand opening oleh santri putra menjadi pembuka yang megah sekaligus penyerahan kenang-kenangan dari Pinnacle Generation kepada Bapak Wakil Pengasuh. 

Ayunan anggun dari santriwati saat menarikan tarian daerah seolah menghidupkan kembali kekayaan budaya Indonesia. Suasana makin meriah saat dilanjutkan dengan pertunjukan atrasi olh raga oleh santri putra (Tabloid).

Tak kalah memukau dengan pertunjukan seni bela diri tapak suci. Gerakan yang dinamis dan tajam menjadikannya sebagai simbol pertahanan diri. Begitu pula dengan pasukan koordinator yang berhaasil memecah kericuhan para penonton dengan sorakan yel-yel mereka. Penampilan penutup yang dibawakan oleh santriwati menjadi pertanda bahwa kita telah tiba di penghujung acara. Momen penutup ini menjadi bukti hasil kerja keras pseluruh santri terutama untuk Pinnacle Generation.

Puncak Pekan Perkenalan: Megobarkan Semangat dan Karya Seni di Poseka

Acara Porseka ini membuktikan jika santri tidak hanya pintar mengaji, namun dengan bakat dan kreativitasnya dapat membuat acara yang megah dengan tangan mereka sendiri dan menjadikan mereka sebagai santri yang unggul dalam spiritual dan terampil dalam berkarya.