Jakarta — Pondok Pesantren dan Universitas Darunnajah menerima kunjungan dari Prof. Chi-Kang Wang, Presiden Yuanpei University of Medical Technology (YUMT), Hsinchu, Taiwan, pada Sabtu (9/8). Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan antar lembaga pendidikan serta membuka peluang kerja sama dalam bidang akademik dan pertukaran pelajar.
Prof. Wang tiba di Darunnajah sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung diarahkan ke Aula Ibnu Rusyd, tempat pembukaan acara berlangsung. Dalam sesi awal, tamu disambut oleh jajaran pimpinan Universitas Darunnajah (UDN), antara lain Rektor Universitas Darunnajah yaitu, Ust. Dr. Much. Hasan Darojat, Wakil Rektor UDN, Ust. Fajar Suryono, S.Kom., M.A., serta Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Hasim Abdul Jamil, M.Pd. Para santri kelas 6 TMI juga turut hadir untuk menyaksikan langsung momen penting ini.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Darunnajah, Ust. Dr. Much. Hasan Darojat, menyampaikan sambutan resmi, disusul sambutan balasan dari Presiden YUMT, Prof. Wang. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan Implementation Agreement (IA) antara Universitas Darunnajah dan Yuanpei University. Penandatanganan ini menandai dimulainya kolaborasi dalam berbagai bentuk, seperti pertukaran pelajar, pengembangan riset, dan program magang atau pelatihan, khususnya di bidang ilmu kesehatan dan studi Asia-Pasifik.
Hadir pula dalam acara ini Vanny El Rahman, alumni Darunnajah angkatan ke-36, yang kini tengah menempuh studi doktoral di bidang Asia-Pacific Regional Studies di National Dong Hwa University, Hualien, Taiwan. Kehadirannya memberi warna tersendiri, menjadi bukti nyata kontribusi alumni Darunnajah di panggung akademik internasional.
Sekitar pukul 15.15 WIB, kegiatan dihentikan sejenak untuk pelaksanaan salat Ashar. Prof. Wang dan rombongan diajak ke Baitunnadwah untuk beristirahat, sebelum kemudian melanjutkan agenda ke Aula Ibnu Rusyd untuk sambutan dan penandatanganan dokumen kerja sama.
Setelah seluruh prosesi resmi selesai, kunjungan diakhiri dengan tur keliling lingkungan pesantren yang berlangsung hingga pukul 16.10 WIB. Dalam tur tersebut, tamu berkesempatan melihat langsung suasana belajar, kegiatan para santri, serta fasilitas pendidikan yang dimiliki Darunnajah.
Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam membangun jembatan kerja sama internasional yang lebih kuat antara Darunnajah dan institusi pendidikan luar negeri. Selain membuka peluang kolaborasi akademik, momentum ini juga memperluas cakrawala para santri dan mahasiswa dalam meraih pengalaman pendidikan global.



