Prakerin di Kalimantan

Alhamdulillah, semakin bertambah usia Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Darunnajah Cipining, semakin meningkat pula jumlah santri/siswanya. Hal ini karena Allah SWT telah membuka pintu hati kita untuk melaksanakan amar ma’ruf  serta berdakwah dalam bidang pendidikan agama dan teknologi informasi.

Untuk meningkatkan kualitas dan memperluas syiar, SMK Darunnajah Cipining terus berupaya untuk menggalang kerja sama dengan kalangan dunia kerja dan industri (DU/DI). Perlu disyukuri, sambutan dari DU/DI cukup antusias. Mereka memberikan kesempatan kepada putra-putra kita untuk bergabung, berlatih dan memperdalam kemampuan mereka dalam bidang yang mereka kelola.

Baru-baru ini SMK Darunnajah Cipining memberangkatkan siswanya untuk melakukan kegiatan praktik kerja industri (prakerin) ke pulau Kalimantan. Kegiatan ini hasil kerja sama dengan SUTEKI IT SOLUTION Bandung. Koordinator kegiatan dari pihak mitra ialah Bapak Andri Ali Nazar, S.Kom (alumnus TMI/MA Darunnajah Cipining angkatan pertama, 1994, yang kini bergerak di bisnis jasa IT).

Kegiatan berlangsung selama 17 hari, mulai tanggal 10 s.d 26 Desember 2012, dengan lokasi di Propinsi Kalimantan Timur. Proyek yang digarap oleh mitra ialah instalasi software 

Peserta Prakerin SMaKDA di Balik Papan

dan Pusat Sumber Belajar sekolah tingkat SMP dan SMA di beberapa kota: Balikpapan, Penajam, Samarinda, Tarakan, dan Nunukan.

Peserta prakerin tahap ketiga ini berjumlah 8 orang, yaitu M. Abu Shobirin (berangkat lagi, sebagai koordinator),  Muhammad Mabrur,  Jaja Miftahuddin, Juli Irawan,  Ook Sholihin, Agus Renaldi, Rizal Firdaus, dan Aditya. Mereka disertai pembimbing Ustadz Mukhrizal. Alhamdulillah, semua biaya transportasi, konsumsi, dan akomodasi peserta dan pembimbing prakerin ditanggung oleh perusahaan mitra.

Sebelumnya, telah diberangkatkan dua kelompok peserta. Tahap pertama berjumlah 3 (tiga) siswa, yaitu Zulfahmiyudin, Robbana, dan M. Yogi saputra. Mereka berangkat akhir Agustus 2012, selama 2 pekan.  Tahap kedua berjumlah 4 (empat) siswa, yaitu M. Abu Shobirin, Arif Sholehudin, dan Mahmun. Mereka disertai oleh pembimbing ustadz Asmari Ichsan, al-hafizh, S.Kom.

Selain pekerjaan professional yang diamanatkan oleh perusahaan mitra, para peserta prakerin juga diberi tugas dakwah oleh pimpinan pesantren dan kepala sekolah. Para peserta harus melaksanakan kegiatan shalat berjamaah, bersilaturrahmi kepada tokoh agama, masyarakat, dan pemerintahan setempat, mengikuti kegiatan sosial keagamaan, dan sejenisnya. Hal ini sesuai dengan misi pesantren, di mana para santri dan siswa kelas 6 TMI/ kelas XII MA juga melaksanakan kegiatan Praktik Dakwah dan Pengembangan Masyarakat (PDPM).

Sepulang prakerin, para peserta harus membuat laporan tertulis kepada sekolah/pesantren, yang berisi antara lain kegiatan-kegiatan dakwah dimaksud. Laporan harus disertai bukti tanda tangan dan/atau surat keterangan dari saksi, dan disetujui oleh pembimbing.

Kepada Wardan Kepala SMK ustadz Sholeh Ahmad, S.Kom mengatakan, ada pejabat Dinas Pendidikan setempat yang merasa puas atas prestasi dan kinerja peserta prakerin. Untuk itu sebagian mereka dikirim kembali, dan juga diberangkatkan rombongan tahap berikutnya. [WARDAN/Mufti]