Santri kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan SMK Pesantren Darunnajah 2 Cipining akan menjalani Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) selama 28 hari, berlangsung 30 Januari hingga 28 Februari 2025. Program ini mengasah kompetensi teknis sekaligus menjadi laboratorium kehidupan yang mempersiapkan santri memasuki realitas profesional.
PRAKERIN merepresentasikan perpaduan harmonis antara nilai-nilai pesantren dan tuntutan industri modern. Para santri terjun langsung ke perusahaan teknologi untuk mengaplikasikan ilmu Teknik Komputer dan Jaringan. Pengalaman hampir satu bulan ini dirancang menjembatani kesenjangan antara teori akademis dan praktik lapangan.

Keunikan program terletak pada pendekatan inklusifnya, seluruh santri kelas XI jurusan TKJ diwajibkan mengikuti, filosofi pendidikan ini memastikan setiap santri mendapat kesempatan sama mengembangkan potensi. Mereka didampingi guru pembimbing sekolah dan mentor dari perusahaan mitra.
“Selain mengasah kompetensi teknis, kami menekankan pembentukan karakter kerja profesional seperti kedisiplinan dan kreativitas.” Pesantren menyeimbangkan kurikulum agama dengan kebutuhan industri.
Keselarasan waktu pelaksanaan dengan jadwal pesantren memerlukan koordinasi cermat. Para santri harus tetap mempertahankan identitas spiritual sambil beradaptasi dengan lingkungan kerja modern.
Setelah program selesai, santri menyusun laporan praktik sebagai bentuk refleksi. Dokumen ini menjadi instrumen pembelajaran yang mendorong ekstraksi pelajaran berharga. Proses refleksi membantu mengidentifikasi kekuatan dan area pengembangan untuk pertumbuhan profesional masa depan.
PRAKERIN berupaya mencetak generasi santri yang mampu bersaing di era digital tanpa kehilangan jati diri. Mereka diharapkan menjadi teknisi yang mahir secara teknis sekaligus berakhlak mulia. Program ini berpotensi menghasilkan lulusan yang berkontribusi positif terhadap kemajuan teknologi nasional dengan menjunjung nilai-nilai keislaman. Keberhasilan bergantung pada sinergi pihak sekolah, industri, dan santri.
