Hari Kelima Kegiatan Praktik Pengabdian Masyarakat Tahun 2024 di Kabupaten Tasikmalaya Hari Kelima Kegiatan Praktik Pengabdian Masyarakat Tahun 2024 di Kabupaten Tasikmalaya

PPM 2025: Panggung Gembira dan Perpisahan Haru dengan Masyarakat

Cikadongdong, 24 Februari 2025 – Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) 2025 yang dilaksanakan oleh santri kelas akhir TMI Pesantren Annahl Darunnajah 5 resmi ditutup dengan acara Panggung Gembira yang berlangsung meriah. Acara ini menjadi momen istimewa bagi para santri untuk menampilkan kreativitas dan kebersamaan mereka sebelum berpamitan dengan masyarakat setempat.

Panggung Gembira dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok 1 menghadirkan berbagai penampilan menarik yang disaksikan langsung oleh Ustadz Fauzan, S.Pd, Bu Eti, dan Ustadzah Salimah. Sementara itu, Kelompok 2 juga tak kalah semarak dengan kehadiran Ustadz Ilham Nuralam, M.Pd, dan Ustadz Ricky Adi Yatma, S.Pd. Acara dimulai pukul 20.30 dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya serta pemberian hadiah kepada peserta yang telah berkontribusi dalam PPM.

Selain penampilan dari santri, acara ini juga dimeriahkan oleh partisipasi siswa dari sekolah sekitar yang turut menyuguhkan hiburan bagi masyarakat. Suasana penuh kebahagiaan terlihat dari antusiasme warga yang datang menyaksikan pertunjukan hingga acara selesai. Malam itu menjadi bukti eratnya hubungan antara santri dan masyarakat selama kegiatan PPM berlangsung.

Keesokan paginya, santri kelas akhir mengadakan prosesi perpisahan dengan masyarakat sekitar Desa Cikadongdong. Mereka berpamitan secara langsung kepada tokoh masyarakat, ketua RT dan RW, serta warga setempat. Momen ini menjadi saat yang penuh haru, mengingat kebersamaan yang telah terjalin selama kegiatan PPM berlangsung.

Meski perpisahan telah tiba, santri dan masyarakat berharap komunikasi serta hubungan baik tetap terjaga. PPM bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari jalinan ukhuwah yang lebih erat di masa mendatang. Semoga pengalaman dan pelajaran yang didapat selama PPM dapat menjadi bekal berharga bagi para santri dalam perjalanan mereka selanjutnya.