Menu

PORSEKA XX (Pekan Olahraga, Seni dan Pramuka)

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Pada minggu perdana setiap awal tahun pelajaran biasanya para santri tidak belajar di kelas, melainkan mempersiapkan diri untuk kegiatan pekan perkenalan (Khutbatul Arsy), yang bertujuan untuk memperkenalkan berbagai macam kegiatan pesantren, khususnya bagi santri baru. Salah satu agendanya adalah pekan olahraga seni dan pramuka (PORSEKA), yang pada tahun ini telah sampai pada Porseka ke-20. Kegiatan ini berlangsung mulai 26 Juli s.d 2 Agustus 2007.

Mengusung tema “Together to be Better”, para santri terlihat ramai dan sibuk mempersiapkan berbagai macam hal yang akan ditunjukkan pada upacara pembukaan. Sebagian santri tampak berlatih menjadi petugas upacara, sedangkan sebagian yang lainnya mempersiapkan alat-alat serta fasilitas, dengan bantuan dewan guru. Semua ikut serta, tidak ada yang berpangku tangan.

Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan penyulutan obor Porseka oleh Pimpinan Pesantren K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc, yang didahului dengan pekikan takbir oleh para peserta upacara. Upacara kali ini terlihat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ditandai dengan kaos seragam yang dikenakan seluruh peserta upacara, dan drumband putri yang untuk kali pertamanya tampil di hadapan umum dengan formasi dan lagu yang sedang hit saat ini. Dalam sambutannya Pimpinan Pesantren berpesan agar para santri tidak ada yang diam: semua harus berperan aktif dalam kegiatan ini, semua harus jadi pemain (bukan penonton), karena porseka ini untuk semua santri.

Sudah dua tahun terakhir ini sistem pertandingan dan lomba porseka tidak lagi mempertemukan pertandingan antar kelas melainkan antar klub yang komposisi anggotanya berasal dari santri kelas I sampai dengan kelas VI TMI, dengan nama klub yang sesuai dengan kesepakatan bersama. Langkah ini diambil agar tidak terjadi dominasi juara oleh anak-anak tingkat Aliyah saja.

Cabang olahraga yang dipertandingkan pada porseka kali ini diantaranya: sepakbola, bola voli, badminton, tenis meja, sepak takraw, futsal, serta atletik. Sementara pada cabang seni yang dipertandingkan meliputi pidato 3 bahasa (Indonesia, Arab, dan Inggris), tilawatul Qur’an (MTQ), hafalan surah Yaasin, membaca berita, nasyid, drama, language game, dan lain-lain pada perlombaan putra. Sementara perlombaan untuk putri selain lomba-lomba yang ada di putra terdapat lomba tata rias pengantin, dekorasi serta memasak dengan melibatkan ustadz dan uztadzah sebagai dewan juri. Dari kegiatan ini para santri selain mempunyai sarana untuk menggali dan mengembagan potensi diri, mereka dapat memperoleh hiburan yang bermanfaat besar. Kegiatan ini juga merupakan wadah penjaringan bakat dan potensi santri yang dapat dipegunakan bertanding pada level regional maupun nasional.

Perlombaan bidang olahraga dan seni berlangsung selama 4 hari. Sementara 3 hari berikutnya digunakan untuk kegiatan Jambore dan Raimuna (Jamrana) dengan mengambil tempat di lapangan kampus II untuk pramuka putra, dan lapangan parkir kampus I untuk putri.

Selain memperlombakan berbagai jenis permainan, para peserta penggalang melakukan kegiatan bakti sosial berupa kebersihan. Adapun penegak, sebagian mereka mengikuti kegiatan kesakaan, dan sebagian lagi bertindak sebagai sangga kerja. Di penghujung kegiatan Jamrana, wide game menjadi agenda puncak. Para peserta mengelilingi alam sekitar pesantren dengan berjalan kaki sekitar 10 km, sebagai wahana rekreasi dan tadabur alam.

Rangkaian kegiatan Porseka ditutup pada tanggal 2 Agustus 2007, sore hari, sekaligus pembagian hadiah untuk klub-klub yang memperoleh juara selama pelaksanaan lomba olahraga, seni dan pramuka. Upacara penutupan dihadiri oleh Pimpinan Pesantren, Kepala Biro Pengasuhan, Majelis Pembimbing Harian Pramuka, Ketua Porseka Ke-20 dan dewan guru.

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 Serang Banten

Friday Morning Show & Pembukaan Latihan DNO

Serang 13 Desember 2019, Telah terlaksana Friday Morning Show Sekaligus Pembukaan latihan Darunnajah Open (DNO) Ke-10, Seluruh Santri Nurul Ilmi Darunnajah 14 menghadiri acara ini