Menu

Phobia Pada Balita

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

DNKindergarten, 01/09

Kita sering mendapati anak-anak bahkan orang dewasa takut akan benda atau situasi tertentu. Hal ini disebut phobia, yakni suatu gangguan yang ditandai dengan rasa cemas atau takut berlebihan. Phobia ini bisa dikatakan adalah ketakutan yang sifatnya irasional karena secara rasional benda atau situasi yang ditakuti adalah hal yang tidak berbahaya, contohnya takut akan karet gelang, bulu ayam, gelap, kucing dsb.
Memang sekilas phobia ini tak perlu dikuatirkan tetapi bila phobia muncul dengan intens Bunda perlu mengambil tindakan. Jika phobia terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kelak dia menjadi individu yang sulit berhadapan dengan obyek yang ditakutinya sehingga mengganggu produktivitasnya.

Penyebab
Phobia muncul karena adanya trauma. Saat itu terjadi orangtua atau orang sekitarnya tidak mengklarifikasi. Misalnya rambut anak terkena permen karet dan sulit dibersihkan sehingga Bunda harus menggunting rambutnya. Bisa saja dengan kejadian itu dia membangun ketakutan irasional terhadap permen karet. Tetapi jika Bunda menjelaskan bahwa permen karet tidak berbahaya dia akan mengerti.
Begitu juga pada phobia kegelapan pada orang dewasa. Mungkin pada saat kecil mereka pernah dimasukkan ke dalam ruang yang gelap sebagai hukuman dari orangtua dan sampai dewasa trauma itu masih terus menempel.

Trik Jitu mengatasi PHOBIA SPESIFIK pada Balita

• Phobia Pada Orang asing 
Pada usia 8-9 bulan sifat ini kan muncul pada orang yang belum dikenalnya ini normal karena anak sudah mengerti /mengenal orang tuanya , ia sudah sadar mana orang tuanya dan mana orang lain 
Cara mengatasi : 
masalah tersebut apabila keadaan ini berlanjut sampai usia balita , seharusnya pada usia tersebut sudah beangsur hilang karena ia sudah berexplorasi . hal ini karena pengaruh kerap kali orang tua menakut nakuti sehingga anak seperti itu . untuk mengatasinya , berikanlah informasi perlunya bersosial, jangan banyak menakut nakuti, seperti awas jangan jangan dekat dengan orang yang belum kamu kenal nanti diculik lho…. Memang boleh orang tua menasehati anak untuk berhati hati bersikap waspada pada orang asing , tetapi sewajarnya saja bukan dengan cara menakut nakutinya. 

• Phobia Gelap. 
Keadan dimana Balita sangat ketakutan sekali apabila lampu mati secara tiba-tiba atau berada pada tempat gelap keadaan ini akan menimbulkan balita akan menjerit jerit keluar keringat dingin dll. 
Cara mengatasinya :
Saat tidur malam jangan biarkan kamar dalam keadaan gelap gulita , biarkan lampu tidur redup tetap menyala, biarkan boneka atau benda kesayangannya tetap menemaninya seolah bertindak sebagai penjaga. 

• Phobia Dokter.
Hal ini mungkin balita pernah mengalami hal tak mengenakkan dalm dirinya seperti disuntik.belum lagi kalu orang tua mengancam kalau anak dianggap nakal “ nanti disuntik bu dokter “ 
Cara mengatasinya :
Izinkan anak membawah mainannya saat ia datang ke dokter sehinggah ia merasa aman dan nyaman , menyediakan mainan dokter-dokteran dan boneka sebagai pasiennya secara berkala ajak anak ke dokter gigi untuk kesehatan giginya sehingga anak dapat manfaat informasi tentang kesehatan . dengan diterapkannya metode tersebut lambat laun ketakutanya pada dokter akan berganti menjadi kekaguman. 

• Phobia masuk sekolah
Bukan soal muda melepas balita masuk kesekolah sebab ia harus beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. 
Cara mengatasinya : 
Dunia anak dunia bermain yang sangat indah baginya , oleh karena itu dlam proses mendidik anak harus dilakukan dengan cara bermain dengan santai dan akrab, jangan mendidik anak balita secara Formal karena itu bisa bertentangan dengan perkembangan prilakunya. Gurupun harus bisa menarik perhatian anak agar tidak terfokus pada ketiadaan pendampinggan / orang tuanya . 

Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/psychology/1847553-cara-jitu-mengatasi-phobia-spesifik/#ixzz1WfauLebr

(sita, [email protected])

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait