Pesantren: Tempat Untuk Pendidikan Karakter

Pesantren: Tempat Untuk Pendidikan Karakter

DNC 7368 Scaled
Pesantren: Tempat Untuk Pendidikan Karakter

Apa yang kalian pikirkan pertama kali jika mendengar kata ‘pesantren’ terucap? Tidak jauh dan tidak bukan pastilah belajar kitab, membaca Al-Qur’an, mendalami ilmu tajwid dan sebagainya. Tetapi makna dari ‘pesantren’ jauh lebih luas dari yang khalayak umum pikirkan.

 

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua yang berlandaskan agama Islam. Disinilah berkumpulnya para santri dan kiai untuk memperdalam ilmu keagaam mereka. Diluar keagamaan, ada poin penting yang banyak orang tidak tau akan adanya hal ini di dalam pesantren, yakni adalah pendidikan karakter.

 

Kenapa pesantren bisa mendidik karakter para santrinya? Karena ketika para santri tersebut hidup selama 24 jam di pesantren tersebut, disitu pula ujian kehidupan berlangsung. Masalah pada manusia kian datang entah kapan waktunya, dengan hidup jauh dari orang tua, para santri dihadapi dengan kondisi mau tidak mau harus menyelesaikan masalah yang dating.

 

Tanpa pengawasan langsung atau bahkan nasihat sebelumnya, hal ini secara tidak sadar telah membentuk karakter santri menjadi kuat dantahan banting. Pengalaman-pengalaman keberhasilan serta kegagalan dirasakan dan menjadi sebuah pendidikan untuk para santri.

 

Santri diajarkan untuk mandiri, ikhlas, amanah, aktif serta kreatif di pesantren. Bahkan kepemimpinan pun diajarkan di dalam pesantren dengan cara seperti menjadi ketua di sebuah perkumpulan atau organisasi besar maupun kecil.

 

Mereka yang telah terbentuk karakternya kelak akan menjadi bekal bagi dirinya untuk menghadapi masalah-masalah yang akan dating, bahkan menghadapi kerasnya dunia. Tidak sedikit juga alumni dari pesantren menjadi orang-orang berpengaruh di lingkungannya.

 

Pendaftaran Santri Baru