Pondok Aren terletak di bagian barat Tangerang Selatan, menempel langsung dengan kawasan Serpong dan BSD. Keluarga yang tinggal di sini punya akses yang bagus ke berbagai arah — tapi khusus untuk urusan pesantren, ada satu arah yang jarang dilirik padahal sangat masuk akal.
Ke mana arah pesantren terdekat dari Pondok Aren?
Kebanyakan keluarga di Pondok Aren, kalau ditanya soal pesantren, langsung berpikir ke arah timur — ke Jakarta, atau ke selatan menuju Bogor lewat jalur Tol Jagorawi yang biasanya padat. Padahal kalau kita buka peta dan lihat ke arah barat daya, ada rute yang jauh lebih pendek dan nyaman.
Dari Pondok Aren, kita bisa bergerak ke arah Serpong lalu lanjut ke Parung Panjang. Ini jalur yang sudah dikenal warga setempat sebagai jalur ke Bogor Barat — tanpa harus memutar lewat Kota Bogor atau masuk tol Jakarta.
Waktu tempuh dari Pondok Aren ke pesantren di dataran tinggi Bogor Barat berkisar satu jam — kadang kurang, tergantung jam keberangkatan. Itu tidak jauh berbeda dengan waktu yang biasa dihabiskan warga Pondok Aren untuk ke mall di BSD di akhir pekan yang ramai.
Lewat mana jalurnya?
Dari Pondok Aren, ambil jalur ke arah Serpong lewat Jalan Raya Pondok Aren atau lewat BSD. Begitu masuk area Serpong, lanjut ke jalan raya menuju Parung Panjang. Jalur ini sudah dua lajur, beraspal bagus, dan di luar jam sibuk pagi hampir tidak ada kemacetan.
Setelah Parung Panjang, kita masuk ke jalur yang lebih pedesaan. Jalan tetap bagus, tapi suasana sudah berbeda. Pepohonan makin rimbun, sawah terhampar di kiri kanan, dan udara mulai terasa lebih ringan. Dari Parung Panjang ke Bogor Barat tinggal sekitar dua puluh sampai tiga puluh menit.
Ada juga alternatif dari Pondok Aren lewat Jurang Mangu menuju Ciputat, lalu dari Ciputat masuk Sawangan dan Parung. Rute ini sedikit lebih lama tapi menghindari area Serpong yang kadang padat di jam tertentu.
Apa yang membuat lokasi ini menarik bagi keluarga Pondok Aren?
Pondok Aren adalah kawasan yang relatif tenang dibanding bagian lain dari Tangerang Selatan. Banyak keluarga yang sudah tinggal di sini sejak lama dan punya akar komunitas yang kuat. Ketika memilih pesantren, mereka cenderung mencari tempat yang bisa dijangkau dengan mudah — bukan yang paling terkenal, tapi yang paling masuk akal secara jarak dan kualitas.
Pesantren di Bogor Barat memenuhi kedua kriteria itu. Jaraknya dekat — lebih dekat dari banyak pesantren di Jawa Barat lainnya. Dan kualitas pendidikannya bisa dilihat langsung, bukan hanya dari brosur.
Yang juga penting: kemudahan menjenguk. Keluarga di Pondok Aren bisa survei atau besuk tanpa harus merencanakan perjalanan besar. Berangkat pagi, sampai sebelum siang, habiskan waktu bersama anak, lalu pulang sore. Satu hari, tanpa menginap, tanpa kelelahan berarti.
Pesantren seperti apa yang ada di sana?
Di Bogor Barat, ada pesantren yang berdiri sejak akhir tahun delapan puluhan. Tempatnya luas dan hijau. Udara sejuk sepanjang hari karena berada di ketinggian yang cukup jauh dari hiruk-pikuk kota.
banyak santri dari berbagai daerah tinggal di sana. Mereka belajar ilmu agama dan ilmu umum dalam satu sistem yang berjalan berdampingan — tidak ada sekat antara keduanya. Bahasa Arab dan Inggris dipakai setiap hari dalam percakapan, bergantian setiap pekan. Kurikulumnya mengikuti sistem TMI yang sudah teruji puluhan tahun.
Fasilitas mencakup masjid, asrama terpisah putra-putri, laboratorium, perpustakaan, lapangan olahraga, kolam renang, dan klinik kesehatan. Wali kamar tinggal di lingkungan santri dan mendampingi mereka dari subuh sampai malam. Ijazah diakui Kemenag dan Kemendikbud — lulusan bisa mendaftar PTN di seluruh Indonesia.
Kita perlu jujur bahwa pesantren ini juga masih terus berbenah. Tidak semua fasilitas dalam kondisi sempurna. Masih ada yang direnovasi, masih ada yang dikembangkan. Tapi sistem pendidikannya sudah berjalan dengan konsisten selama lebih dari tiga dekade — dan itu bukan sesuatu yang mudah dicapai.
Apa langkah paling masuk akal untuk memulai?
Datang langsung. Dari Pondok Aren, perjalanan hanya satu jam. Bisa dilakukan di akhir pekan tanpa harus menyiapkan banyak hal. Pesantren ini terbuka untuk kunjungan kapan saja pada jam yang sudah ditentukan — tidak perlu janji khusus.
Bawa anak kalau bisa. Biar mereka merasakan sendiri udaranya, melihat lingkungannya, dan mengamati bagaimana santri-santri di sana menjalani hari. Kadang reaksi anak lebih bisa dipercaya dari semua informasi yang kita kumpulkan sendiri.
Dan kalau setelah datang ternyata belum merasa cocok — itu wajar. Tidak semua pesantren cocok untuk semua keluarga. Tapi setidaknya, keputusan itu dibuat berdasarkan pengalaman langsung, bukan asumsi dari jauh.
Cara menghubungi?
Darunnajah 2 Cipining terletak di Bogor Barat. Dari Pondok Aren, Tangerang Selatan, bisa dijangkau dalam waktu sekitar satu jam lewat jalur Serpong-Parung Panjang.
Untuk bertanya soal apa saja atau merencanakan kunjungan, hubungi WhatsApp 0812111180. Tim pendaftaran akan menjawab dengan senang hati — tanpa tekanan, tanpa kewajiban apa pun.