Ma’had ‘Aly Daarul Mushlihin Kendal menggelar program unggulan Rihlah Ilmiah pada Selasa, 14 Januari 2025, untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memperluas cakrawala keilmuan. Program ini mengunjungi beberapa lembaga pendidikan di Jabodetabek, termasuk Universitas Darunnajah (UDN) Bogor Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU).

Dengan tema “Satu Padu Menuju Ukhuwah Islamiyah,” kegiatan diikuti 8 mahasantri semester 3 dan 5, didampingi 4 guru pembimbing. Rombongan melakukan kunjungan ilmiah ke Pesantren Darunnajah 2 Cipining, lembaga pendidikan Islam terkenal dengan integrasi pendidikan dan kemandirian pengelolaan unit usaha.
Ust. Ahmad Hidayatulloh, Mudir Ma’had ‘Aly, menyampaikan sambutan pengantar, menekankan pentingnya membangun jejaring antarpesantren sebagai jembatan kebangkitan umat. “Silaturahmi adalah awal dari sinergi,” ujarnya. Ust. Lukman Junaedi Abdul Jalal, M.Pd., dosen ma’had aly dan alumni TMI Darunnajah 2 Cipining angkatan 7 tahun 2000, turut mendampingi.
Wakil Pengasuh Pesantren Darunnajah 2 Cipining, Ust. Nasihun Sugik, S.E., M.M, menjelaskan sejarah pendirian pesantren hingga eksistensi perguruan tinggi Darunnajah, termasuk program beasiswa unggulan. Direktur PSDKU, Ust. Dr. Arizki Ihsan Pratama, menanggapi dan menjawab pertanyaan dalam sesi diskusi.
Rihlah Ilmiah membuka wawasan baru para mahasantri tentang konsep kemandirian pesantren. Mereka menyerap pelajaran dari program pendidikan dan unit usaha Darunnajah 2, mulai pengelolaan ekonomi produktif hingga tata kelola kelembagaan.
“Alhamdulillah, sambutan sangat hangat dan menginspirasi,” ungkap peserta asal luar Jawa. “Kami belajar pesantren adalah tempat mengaji, juga pusat perubahan sosial, ekonomi, dan budaya.”
Sore hari, rombongan sowan dengan Pimpinan Pesantren KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc. Beliau senang antarlembaga pendidikan saling mengunjungi dan bertukar pengalaman. Pesan penting: santri harus hadir untuk umat, menjadi lulusan yang menyalakan cahaya kebenaran dan pelita kebermanfaatan di masyarakat.
