Persiapan Haflah Santri Nihai

photo_2016-05-08_05-55-29

Puncak dari sebuah kisah yang diukir oleh santri nihai atau santri akhir kelas 6 TMI Darunnajah Cipining sudah didepan mata, untuk mempersiapkan akhir yang indah dalam kisah tersebut, maka perlu melakukan persiapan yang matang dan itulah yang sedang mereka lakukan, untuk mempersiapkan penampilan mereka terakhir sebagai seorang santri nihai Darunnajah Cipining dalam acara wisuda kelulusan dua hari ini santri nihai mempersiapkan acara haflah dengan sunguh-sungguh.

Setiap acara yang diadakan di Pesantren biasanya yang menjadi panitia adalah mereka yang mempunyai hajat tersebut, sebagai contoh Santunan Sosial dan Ifthor Shoimin yang merupakan acara kelas 5 TMI maka yang menjadi panitia adalah santri kelas 5 TMI tersebut, mereka yang menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan dalam acara tersebut baik dari pencarian dana, dekorasi, konsumsi, penyiapan tempat dan lain sebagainya, namun berbeda dengan acara haflah santri kelas 6 TMI ini mereka tidak sibuk untuk menyiapkan macam-macamnya, sepesial bagi santri kelas 6 TMI mereka diibaratkan seperti pengantin yang akan melakukan ijab-qabul, mereka hanya perlu menyiapkan diri untuk penampilan pada hari pelaksanaannya.

Lalu siapa yang menyiapkan segalanya? Baik dari dekorasinya, penyambutan tamu, susunan acara dan sebagainya? Semua kepanitiaan dipegang oleh dewan guru merekalah yang berjibaku untuk mensukseskan acara haflah santri kelas 6 TMI.

Lalu apa yang dipersiapkan oleh santri nihai? Mereka mempersiapkan diri untuk tampil diatas panggung acara dihadapan seluruh orang tua mereka dan tamu undangan. Dengan didampingi oleh jajaran dewan guru dari Kepala Biro Pengasuhan, Kepala Sekolah, Pembina Santri sampai Pengawas Pesantren turut serta dalam mengawal persiapan yang dilakukan oleh calon alumni tahun 2016 tersebut.

Inilah penampilan terakhir santri nihai di Pesantren sebagai seorang santri Darunnajah Cipining, untuk memberikan penampilan yang khitmat dan tak terlupakan mereka dengan serius mendengarkan arahan yang disampaikan oleh dewan guru, karena acara ini hanya akan mereka rasakan sekali dalam hidup mereka dan tentunya akan menjadi memori yang tidak akan terlupakan. (Abs)