Perpustakaan Kita Harus Jadi Lebih Baik!

Perpustakaan Kita Harus Jadi Lebih Baik!

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email
Share on telegram

Terkesan low profile dan tak kenal lelah adalah gambaran dari salah seorang ustadz yang kini setiap harinya ‘sibuk’ berada di perpustakaan MTs dan MA Darunnajah Cipining ini. Sosok yang penuh dedikasi ini telah selama hampir 19 tahun. Dan sejak tahun 2003, beliau mendapatkan amanat sebagai pustakawan sekolah, setelah sebelumnya sempat mengajar bidang studi matematika.. Beliau adalah Ustadz Sarwito, S.Pd.I.

“Bertugas di perpustakaan itu tidak mudah” ungkapnya suatu ketika. Masih menurutnya, perpustakaan itu tempat semua anak, baik tingkat MTs. maupun MA, bahkan juga ustadz (guru). Jadi harus bisa adaptasi dengan mereka semua. Karena kadang kala, ketika pada jam mengajar ada yang kosong, anak-anak itu pergi ke perpustakaan. Dalam kondisi seperti itu, beliau bertugas menggantikan guru pengajar mengawasi mereka yang berada di perpustakaan.

“Nah, kalau saya tidak siap, bagaimana saya mau mengawasi mereka” lanjutnya dengan tersenyum. Begitu pula dengan isi perpustakaan, ustadz yang telah dikaruniai seorang putra bernama Fauzi ini juga selalu mengupayakan kelengkapannya.

Awal tahun 2008 lalu ustadz yang akhir 2007 lalu menamatkan pendidikan S1-nya pada jurusan pendidikan Islam ini diutus mengikuti penataran pustakawan se-KKM 2 MTsN Babakan Sirna di komplek Yayasan Pendidikan Islam (YPI) di Cisarua Bogor.

Penataran yang dilaksanakan selama dua hari, 26 s.d. 27 Januari 2008 tersebut, diikuti oleh 64 madrasah dengan mayoritas pengurus perpustakaan bertugas ganda yaitu sambil mengajar di kelas formal. Oleh karenanya, diperlukan upaya meningkatkan SDM pengurus perpustakaan agar dapat memaksimalkan keberadaannya. “Bukankah perpustakaan itu sarana terpenting kedua setelah kelas” tambah beliau mengutip Peraturan Menteri (Permen) Pendidikan Nasional tahun 2004.

Merealisasikan pesan ketua KKM sebagai penyelenggara kegiatan agar para pustakawan meningkatkan fungsi dan koleksi buku dengan swadaya, ustadz kelahiran Magelang ini pun mulai menambah koleksi buku. Seperti pada Islamic Book Fair ketujuh tahun ini, perpustakaan menambah koleksi bukunya sebanyak 9 eksemplar.

Menjawab pertanyaan WARDAN berkaitan dengan harapannya setelah mengikuti penataran, beliau sangat ingin memajukan perpustakaan sekolah MTs dan MA Darunnajah Cipining. “semoga saya mampu menjadikan perpustakaan kita lebih baik” ujarnya kalem.

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah